Delapan Tenaga Kesehatan di Banyumas Sembuh dari Covid-19

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas, Sadiyanto di kantornya, Rabu (22/7/2020). (FOTO : Hermiana E.Effendi)

PURWOKERTO — Delapan tenaga kesehatan di Kabupaten Banyumas yang terkonfirmasi positif Covid-19 dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan. Saat ini masih ada 11 tenaga kesehatan lainnya yang masih dirawat.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas, Sadiyanto mengatakan, tenaga kesehatan yang dinyatakan sembuh sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing. Mereka masih harus menjalani isolasi mandiri selama 14 hari ke depan. Setelah itu baru diperbolehkan kembali bekerja.

“Ada delapan orang tenaga kesehatan yang sudah dinyatakan sembuh dan 11 orangmasih dirawat. Kondisi mereka semua baik,” katanya, Rabu (22/7/2020).

Delapan tenaga kesehatan yang dinyatakan sembuh ini, sebelumnya dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19 dari swab test massal yang gencar dilakukan di Kabupaten Banyumas sejak awal bulan Juli lalu.

“Sebagian merupakan perawat di beberapa Puskesmas dan setelah istirahat 14 hari, mereka akan bertugas kembali,” terang Sadiyanto.

Sementara itu dari hasil swab test yang keluar hari ini, ada penambahan kasus positif untuk kalangan tenaga medis sebanyak 8 orang, yaitu 3 orang dokter dan 5 orang perawat. Menurut Sadiyanto, kondisi 8 orang tenaga kesehatan yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut juga baik.

“Penambahan 8 tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19, semua dari Puskesmas dan sudah ditangani sebagaimana mestinya. Sebelumnya masih ada tiga orang tenaga kesehatan yang masih dalam perawatan. Dengan adanya penambahan 8 orang positif tersebut, maka saat ini yang dirawat ada 11 orang,” jelasnya.

Selain tenaga medis, penambahan kasus positif Covid-19 juga terjadi di kalangan pedagang Pasar Wage Purwokerto. Bupati Banyumas, Achmad Husein menyatakan, ada 16 orang pedagang yang dari hasil swab test dinyatakan positif.

Meskipun begitu, Bupati mengatakan, belum akan melakukan penutupan kembali untuk kawasan Pasar Wage Purwokerto. “Tidak perlu ditutup lagi, karena kemarin sudah ditutup selama tiga hari dan sudah dibersihkan serta disemprot desinfektan di seluruh area pasar. Sehingga langkah antisipasi penyebaran yang kita lakukan cukup dengan tracking saja,” katanya.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya 5 pedagang Pasar Wage Purwokerto dinyatakan positif Covid-19. Pemkab Banyumas kemudian melakukan penutupan Pasar Wage mulai tanggal 14 Juli hingga baru dibuka kembali pada tanggal 17 Juli kemarin.

“Pasar baru beroperasi belum lama dan masih belum terlalu ramai juga, jadi tidak perlu ditutup lagi,” pungkasnya.

Lihat juga...