Sembilan Ruas Jalan di Semarang Kembali Dibuka

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

SEMARANG — Keinginan masyarakat Semarang, terkait pembukaan kembali ruas jalan utama yang selama ini ditutup sebagai upaya pencegahan covid-19, dikabulkan Pemkot.

Walikota Semarang Hendrar Prihadi saat ditemui di Semarang, Sabtu (13/6/2020). Foto Arixc Ardana

Tercatat selama Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) tahap I -II, beberapa ruas jalan dilakukan penutupan atau pengalihan arus. Antara lain Jl Pandanaran mulai dari Tugu Muda sampai Simpang Lima, Jl Pemuda mulai Mal Paragon sampai Tugu Muda.

Kemudian, Jl Wahidin dari simpang traffic light Kaliwiru hingga simpang Sisingamangaraja, Jl Lamper Tengah dari simpang Jl Majapahit sampai Simpang Mrican. Lalu, Jl Sukun Raya dari traffic light Sukun hingga pertigaan RS Banyumanik, Jl Ngesrep Timur, Jl Tanjung dari simpang Jl Imam Bonjol sampai simpang Pemuda.

Selanjutnya, Jl Gajah Mada mulai Simpang Lima sampai simpang Gendingan, Jl Pahlawan mulai bundaran tugu tunas sampai Simpang Lima, dan Jl Achmad Yani mulai Simpang RRI sampai Simpang Lima.

“Terkait keinginan untuk dibukanya kembali ruas jalan, yang selama ini ditutup atau dialihkan, berdasarkan pertimbangan dari Tim Gugus Covid-19 Kota Semarang, kita akan buka kembali meski belum semuanya,” papar Walikota Semarang, Hendrar Prihadi di Semarang, Sabtu (13/6/2020).

Dipaparkan, pembukaan tersebut, selain mempertimbangkan dari segi pencegahan penyebaran covid-19, juga untuk menghidupkan kembali perekonomian warga di sekitar jalan yang ditutup atau dialihkan tersebut.

“Saat ini kita masih menerapkan PKM tahap III, namun disertai sejumlah kelonggaran untuk beraktivitas, tanpa meninggalkan penerapan protokol kesehatan. Sejumlah kantor swasta dan pemerintah juga sudah menjalankan kerja di kantor, penyesuaian new normal. Jalan sudah mulai ramai, jadi kita pertimbangkan untuk dibuka kembali,” lanjutnya.

Sementara, Kepala Dishub Kota Semarang, Endro P Martanto menjelaskan, ada sebanyak sembilan ruas jalan yang akan dibuka mulai Senin (15/6/2020). Diantaranya , Jl Sukun Raya, Jl Ngesrep Timur, Jl Pemuda, Jl Achmad Yani, Jl Pandanaran, Jl Lamongan Raya, Jl Supriyadi dan Jl Lamper Tengah Raya.

“Ruas jalan ini sebelumnya, ada yang kita tutup 24 jam, ada juga yang dibuka hanya 12 jam. Selanjutnya, akan kita buka sepenuhnya namun hanya berlaku pada hari Senin sampai Kamis. Sementara untuk hari Jumat hingga pukul 21.00 WIB, sedangkan hari Sabtu-MInggu kita tutup lagi,” terangnya.

Dijelaskan, penutupan ruas jalan tersebut sebelumnya dilakukan untuk memecah keramaian atau konsentrasi masa, dalam upaya pencegahan covid-19, seperti diketahui aktivitas lalul intas kendaraan di masing-masing ruas jalan ini cukup tinggi.

“Kita tentu juga melakukan evaluasi, hasilnya akan kita sampaikan kepada Walikota sebagai masukkan. Apakah nanti akan semua ruas jalan dibuka, atau dibuka sepenuhnya 24 jam. Kita menunggu keputusan selanjutnya. Termasuk, apakah ada kemungkinan untuk pembukaan secara permanen saat PKM Jilid III berakhir. Kita akan ikuti kebijakan yang ditetapkan,” pungkasnya.

Lihat juga...