Perumda Pasar Denpasar Lakukan Tes Swab pada Pedagang
Redaktur: Muhsin Efri Yanto
DENPASAR — Wakil Dirut Perumda Pasar Sewakadarma Pasar Badung Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Yuliarta mengatakan, saat ini sebanyak 30 pedagang menjalani test swab, setelah salah satu pedagang di pasar Kumbasari yang terpapar Covid 19 beberapa hari yang lalu.
“Setelah berkordinasi dengan Puskesmas I Denpasar Barat, kami langsung laksanakan swab tes untuk pedagang dalam radius 10 meter dari lokasi lapak pedagang yang sebelumnya dinyatakan positif COVID-19. Sedikitnya ada 30 orang pedagang,” ujar Yuliarta.
Selain itu penutupan pedagang dilakukan di radius 10 meter dari pedagang yang terpapar. Area tersebut juga terus diseterilisasikan dengan penyemprotan disinfektan. Hal ini untuk mencegah adanya penularan ke pedagang lain.
“Untuk mensterilkan lokasi dan seluruh areal pasar Kumbasari kami lakukan disinfeksi dengan melakukan penyemprotan disinfektan setiap hari, sehingga lokasi tersebut benar benar steril,” ujarnya.
Ditambahkan, kemarin Sabtu, (6/6/2020) pihaknya sudah melakukan Swab Test kepada para pedagang yang biasa berjualan di kawasan Pasar Badung.
Sedikitnya, 19 orang pedagang yang berada pada radius 10 meter dari lokasi lapak pedagang yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 tercatat mengikuti Swab Test guna memastikan status kesehatannya.
Disampaikan, bahwa pelaksanaan Swab Test ini sebagai tindak lanjut atau screening awal menyikapi adanya dua orang pedagang Pasar Badung yang dinyatakan positif Covid-19 sehari sebelumnya. Selain untuk memastikan kondisi kesehatan pedagang sekitar, hal ini juga sebagai upaya menberikan rasa aman dan nyaman serta sehat bagi pengunjung dan pedagang Pasar Badung.
“Setelah berkordinasi dengan Puskesmas I Denpasar Barat, kami langsung laksanakan Swab Tes untuk pedagang dalam radius 10 meter dari lokasi lapak pedagang yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19,” jelasnya.
Lebih lanjut pria yang akrab disapa Guskowi ini menjelaskan bahwa untuk saat ini lokasi pedagang yang dinyatakan Positif Covid-19, untuk sementara waktu tempatnya akan ditutup selama 14 hari. Sedangkan untuk pedagang bersebelahan pada radius 10 meter akan ditutup sementara selama 3 hari.
“Untuk keamanan dan keselamatan kesehatan bersama, saat ini pedagang yang bersebelahan akan ditutup selama 3 hari, nanti sambil menunggu hasil Swab Tes, apabila hasilnya semua negatif maka pedagang disebelahnya bisa dibuka setelah 3 hari. Untuk mensterilkan lokasi dan seluruh areal pasar Badung kami lakukan disinfeksi dengan melakukan penyemprotan disinfektan setiap hari, sehingg lokasi tersebut bisa steril,” tandas pria yang akrab disapa Guskowi ini.
Sementara itu, Walikota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra mengingatkan para pedagang untuk lebih disiplin melaksanakan protokol kesehatan serta menjaga diri dan juga orang lain. Hal ini dilakukan pasca diketahui adanya dua pedagang Pasar Kumbasari yang terkonfirmasi positif virus Corona (COVID-19).
Pihaknya mengajak untuk menjaga diri dan sesama, terapkan protokol Kesehatan demi kenyamanan dan keselamatan bersama. Menurut nya sekarang ini trend kasus transmisi lokal semakin meningkat untuk itu upaya menerapkan protokol kesehatan harus betul betul dilaksanakan dengan disiplin yang ketat dan kesadaran yang tinggi.
“Untuk bisa aman dan produktif di masa pandemi covid 19 ini salah satu cara yang efektif dilakukan agar terhindar dari paparan virus corana adalah penerapan protokol kesehatan dengan disiplin dan ketat,” ujar Rai Mantra saat mengunjungi pasar Badung, Minggu, (7/6/2020).