Pandemi Covid-19 Tak Pengaruhi Harga Hewan Qurban di Bekasi

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BEKASI — Masa pandemi Covid-19, tak mempengaruhi minat umat muslim di wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat, untuk tetap berqurban menyambut Idul Adha 1441 H.

Meski pelaksanaan Idul Adha 2020 belum ditetapkan oleh Kementerian Agama (Kemenag), tapi jumlah orderan di beberapa tempat areal pusat penggemukan hewan qurban di Kota Bekasi sudah mulai berdatangan.

Pantauan di lapangan, sejumlah lahan kosong sudah di jadikan lapak tempat penjualan hewan kurban, terutama jenis sapi. Hal tersebut terlihat di Jalan Raya Pekayon atau Jalan Baru Pandawa Lima.

“Penjualan hewan kurban tidak terpengaruh Pandemi Covid-19. Permintaan sudah mulai berdatangan meskipun Idul Adha belum ditetapkan,”ujar Sayadi Ogay salah satu peternak pusat penggemukan hewan qurban di Aira Berkah Grup Farm, kepada Cendana New, Selasa (23/6/2020).

Dikatakan selain permintaan kian meningkat tahun ini juga harga naik sepuluh persen dari tahun lalu.

Menurut dia, tahun ini mulai dari Rp17,5 juta hingga Rp75 juta. Harga tertinggi jika berat sapi mencapai 1 ton. Tahun lalu harga tertinggi untuk berat satu ton hanya Rp70 juta.

“Tren sapi sebenarnya tidak ada, semua sama. Yang menentukan perawatannya. Harga ditentukan berat dan gemuk hewan ternak,”jelasnya.

Lebih lanjut dia memastikan untuk hewan qurban tidak berpengaruh oleh masa pandemi Covid-19. Qurban adalah ibadah yang telah diniatkan dari jauh hari, sehingga optimis pasti ada peningkatkan permintaan setiap tahunnya.

“Sekarang saja Alhamdulillah booking fee mulai berdatangan di ABG Farm,”ujarnya Bang Ugay, ditemui ditempat penggemukan milinya di jalan Rambutan/H. Nipan Kp. jaha RT 7/11, Jatimekar Jatiasih.

Hamzah, penjual hewan qurban jenis kambing terpisah mengakui, untuk harga Kambing tahun ini ikut mengalami peningkatan harga. Namun demikian tidak terlalu signifikan dari tahun sebelumnya.

“Untuk harga kambing mulai dari Rp2,5 juta. Tapi harga Rp2 juta juga masih ada tentu berbeda ukurannya,”jelas Hamzah.

Hamzah juga tahun ini mengaku baru mulai usaha penjualan hewan qurban. Tapi dia menawarkan secara online, karena lokasi penggemukan ada di wilayah Kabupaten Bogor.

Lihat juga...