Kota Singkawang Gelar Tes Cepat Massal
PONTIANAK – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Singkawang, menggelar tes cepat secara massal di pusat keramaian. Dari 132 orang yang dilakukan tes, semuanya dinyatakan nonreaktif virus corona jenis baru.
“Kita melakukan kegiatan tes cepat di pusat keramaian seperti warung kopi, kafe, dan pasar tradisional,” kata Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, Sabtu (20/6/2020).
Tes cepat menjadi salah satu langkah untuk mempersiapkan masyarakat setempat menjalani normal baru. Dan untuk menjalani normal baru seluruh masyarakat diminta menyadari pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah penyebaran COVID-19, dengan menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari. “Dengan begitu, kenormalan baru yang akan kita laksanakan nantinya bisa berhasil, sehingga kita bisa meningkatkan lagi kenormalan baru ke depannya berdasarkan evaluasi kita dalam dua minggu ke depan,” katanya.
Akan tetapi, apabila jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) semakin hari semakin bertambah, kondisinya akan kembali seperti semula, atau tanpa normal baru. Dan tes cepat terus digelar secara berkelanjutan. Dan apabila ada warga yang reaktif, akan dilakukan karantina selama 14 hari.
Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Singkawang, Barita P. Ompusunggu mengatakan, dari 132 orang yang dites cepat, semua nonreaktif COVID-19. “Ratusan orang ini terdiri dari laki-laki 75 orang dan perempuan 57 orang. Semuanya nonreaktif,” katanya.
Salah satu pengunjung warung kopi, Eko, menyambut baik tes cepat massal yang digelar Pemkot Singkawang. “Perasaan was-was pasti ada, tapi kan yang dilakukan Pemkot Singkawang untuk kesehatan kita bersama. Mudah-mudahan hasilnya nonreaktif,” ujarnya.
Pengunjung lainnya, Riyanto, juga mengaku was-was terhadap hasil tes cepat COVID-19 yang dijalaninya. “Kalaupun nanti hasilnya reaktif, saya siap jika diminta karantina,” pungkasnya. (Ant)