PADANG — Badan Urusan Logistik (Bulog) menyebutkan ada kabar baik tentang harga gula pasir. Kini di pasaran harga tengah mengalami tren turun jika dibandingkan jelang Ramadhan tahun ini.

Kepala Bulog Wilayah Sumatera Barat, Tommy Despalingga mengatakan, saat ini sejumlah pabrik gula telah mulai melakukan penggilingan tebu, sehingga pasokan gula secara perlahan akan terus banyak beredar di pasar. Tidak hanya soal penggilingan tebu saja yang telah beroperasi, pasokan gula impor juga telah masuk.
“Seiringnya waktu harga gula pasir bakal kembali ke sejumlah yang normal. Bahkan kita dari Bulog juga terus melakukan operasi pasar. Tujuannya jelas untuk membuat harga gula pasir kembali ke harga normal,” katanya, ketika dihubungi, Sabtu (27/6/2020).
Ia menyebutkan untuk harga normal gula pasir itu biasanya di kisaran Rp12.500 per kilogram. Saat ini harga pasir di pasaran mungkin masih berada di kisaran Rp14.000 per kilogram. Kedepan secara perlahan-lahan harga yang demikian bakal mencapai ke jumlah Rp12.500 per kilogram.
Tommy menjelaskan dari operasi pasar yang digelar Bulog itu turut didukung oleh stok gula yang tersedia di gudang Bulog Sumatera Barat. Setidaknya ada sebanyak 650 ton gula pasir yang ada di gudang Bulog.
“Selain operasi pasar, agar harga gula pasir terus ditekan hingga ke warung masyarakat. Bulog juga memerankan Rumah Pangan Kita (RPK). Ternyata strategi yang kita lakukan itu hasilnya kini, harga gula pasir mulai bergerak turun,” ujarnya.
Sampai hari ini dari stok gula 650 ton itu, dari sekian lama operasi pasar yang dilakukan serta melibatkan RPK, Bulog masih memiliki stok gula 335 ton. Diakuinya, stok gula yang tersisa itu digunakan untuk menurunkan harga gula pasir hingga ke kondisi normal.
“Saya melihat sangat berpengaruh cara yang demikian. Makanya strategi yang demikian akan terus kita lakukan,” tegasnya.
Tommy menilai selain adanya pengaruh dari strategi pasar yang dilakukan Bulog, ada juga didukung oleh kebutuhan masyarakat yang saat berada di posisi angka kecil.
Sementara itu, seorang warga Air Dingin Padang, Sarah, mengatakan, tadi pagi pada waktu ia berbelanja di Pasar Tanjung Aur Balai Gadang, ada satu pedagang yang menggunakan mobil menjual gula pasir Rp14.000 per kilogram.
“Tadi pagi saya lihat harga gula pasir di Pasar Tanjung Aur harga pasir Rp14.000 per kilogramnya. Harga itu lebih murah jika dibanding hari sebelumnya yang mencapai Rp15.000 per kilogram,” ungkapnya.
Sarah mengaku ada terlihat tren harga gula pasir yang mengalami penurunan dari waktu ke waktu. Melihat kondisi demikian ia berharap tidak ada lagi kenaikan harga gula pasir, sebab sebentar lagi mau Idul Adha.