Bertambah 1.331, Positif Covid-19 di Indonesia 42.762 Kasus 

Editor: Makmun Hidayat

JAKARTA — Pemerintah lewat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kembali memperbaharui data pasien positif Covid-19, di mana hari ini, Kamis (18/6/2020) ada penambahan sebanyak 1.331 kasus baru. Dengan demikian sampai dengan hari ini jumlah total positif Covid-19 di Indonesia mencapai 42.762 kasus, 16.798 orang di antaranya dinyatakan sembuh. 

“Hari ini kami mendapatkan hasil positif Covid-19 yang kita periksa terkonfirmasi ada penambahan sebanyak 1.331 kasus baru. Sehingga totalnya kasus positif Covid-19 sampai hari ini menjadi 42.762 kasus,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto dalam jumpa pers terkait penanganan Covid-19 di Gedung BNPB, Jakarta, Kamis (18/6/2020).

Sedangkan untuk pasien yang dinyatakan sembuh, sebut Yuri terus bertambah, di mana hari ini ada penambahan pasien sembuh dari Covid-19 sebanyak 555 orang. Sehingga kasus pasien sembuh sampai dengan hari sebanyak 16.798 orang.

“Selain itu untuk pasien positif Covid-19 yang meninggal hari ini ada penambahan sebanyak 63 orang. Sehingga jumlah total pasien positif Covid-19 yang meninggal sebanyak 2.339 orang,” ujarnya.

Sementara itu, uji spesimen kasus Covid-19 di Indonesia kembali memecahkan rekor. Hari ini, Kamis (18/6/2020), pemerintah mengumumkan penambahan sebanyak 20.650 spesimen. Penambahan pemeriksaan spesimen yang diumumkan hari ini menjadi yang tertinggi sejak kasus Covid-19 pertama kali muncul di Indonesia.

“Hari ini kita telah selesai memeriksa 20.650 spesimen. Sehingga jumlah total diperiksa akumulasi sampai dengan hari ini sebanyak 580.522 spesimen,” sebutnya.

Sebanyak 20.650 sampel corona yang diperiksa merupakan spesimen yang diambil dari 10.381 orang. Dari angka tersebut, terdapat penambahan 1.331 kasus positif corona baru. Di mana 9.907 orang berhasil diperiksa dengan metode real time PCR, dan 474 orang lainnya dengan tes cepat molekuler (TCM).

“Jika diakumulasi, sampai saat ini, Indonesia sudah memeriksa 580.522 spesimen dari 358.659 orang. Uji spesimen dilakukan di 228 laboratorium lewat uji PCR dan Tuberkulosis Tes Cepat Molekuler (TB-TCM),” ungkapnya.

Penambahan spesimen yang diperiksa hari ini akhirnya kembali melampaui target dari Presiden Jokowi. Sebelumnya, Jokowi meminta pengetesan kembali ditingkatkan menjadi 20 ribu, bahkan 30 ribu tes per hari.

“Angka ini bertambah dua kali lipat dari target sebelumnya yang hanya mencapai 10 ribu tes per hari. Secara akumulasi, kasus positif Covid-19 di Indonesia saat ini berjumlah 42.762 kasus, 16.798 pasien sembuh, dan 2.339 kasus kematian,” jelasnya.

Yuri menyebutkan bahwa penularan Covid-19 masih terjadi di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, pemerintah tidak henti-hentinya mengimbau masyarakat untuk tetap beraktivitas dari rumah masing-masing.

“Kalau ingin ke luar rumah, diharapkan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Mulai dari menggunakan masker dengan benar, menjaga jarak fisik dengan orang lain, mencuci tangan setelah beraktivitas di luar rumah hingga melakukan olahraga teratur,” ungkapnya.

Selain itu Yuri juga mengajak segenap bangsa Indonesia untuk tetap produktif, bangkit secara bersama-sama tengah pandemi Covid-19. “Kita harus bangkit bersama-sama, bergotong royong untuk kemudian bisa produktif kembali di tengah situasi pandemi Covid-19 ini,” sebutnya.

Lihat juga...