Nikmatnya Kue Tart Labu Kuning
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
LARANTUKA – Labu kuning merupakan sayur yang banyak sekali ditanam masyarakat di pulau Flores termasuk Kabupaten Flores Timur (Flotim) dan banyak dijual di pasar-pasar tradisional.
Labu kuning di kota Larantuka yang biasa dinamakan Gestela banyak dijual di pasar Inpres dengan harga Rp.5 ribu hingga Rp.20 ribu per buah tergantung ukuran baik yang muda dan masih berwarna hijau hingga yang sudah tua dan warna kuning.
“Pertama siapkan bahan-bahannya seperti telur 5 butir, terigu 2 gelas dan gula pasir 3/4 gelas. Siapkan susu kental manis 4 sendok makan yang dicampurkan dengan 1/2 gelas air,” sebut Emilia Riberu, warga kota Larantuka, Kabupaten Flores Timur, NTT, Sabtu (16/5/2020).

Emilia menjelaskan, siapkan juga mentega 4 sendok makan lalu cairkan serta 1 sendok makan labu kuning setengah buah yang berukuran sedang.
Labu kuning terang dia, dipotong-potong lalu dikukus baru setelah itu diambil isinya dan dihaluskan.
“Untuk membuatnya, pertama-tama campur telur, gula dan SP menggunakan mixer sampai mengembang. Sesudahnya, masukkan secara bergantian sedikit demi sedikit, terigu, labu kuning dan susu,” paparnya.
Saat mencampur adonan, pesan Emilia, alat mixer distel dengan kecepatan rendah hingga semua adonan tercampur merata.
Kemudian lanjutnya, masukkan mentega yang sudah dicairkan lalu aduk-aduk dengan spatula.
“Siapkan loyang ukuran sedang yang terlebih dahulu dioleskan dengan minyak goreng agar tidak lengket. Masukkan loyang atau cetakan kue ke dalam oven lalu kukus,” bebernya.
Usahakan saat memanggang kue labu saran Emilia, nyala api di kompor jangan terlalu besar agar panas merata dan adonan tidak hangus.
Jika ingin menggunakan toping keju, saran dia, 5 menit sebelum kue telah matang diangkat dari oven, parut keju dan tuangkan ke bagian atas kue sehingga keju menyatu dengan kuenya.
“Labu akan mengeluarkan air setelah dikukus, jadi sebaiknya dihaluskan di wadah yang bisa untuk sekalian menyaring air,” pesannya.
Maria Yuliana, warga kota Larantuka lainnya saat ditanyai mengaku, bahan labu kuning untuk membuat kue memang murah dan banyak dijual di pasar tradisional apalagi saat musim panen jagung.
Biasanya kata Maria, petani menanam labu kuning bersamaan dengan menanam jagung dan singkong sehingga saat panen jagung mereka juga memanen labu kuning.
“Ada juga yang menanam labu kuning agar pucuk labu kuning dan buahnya yang masih muda bisa dijadikan sayur. Rasanya juga sangat enak,” ungkapnya.