Angkutan Logistik Lewat Bakauheni Jelang Lebaran, Meningkat
Editor: Makmun Hidayat
LAMPUNG — Angkutan logistik melalui Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan (Lamsel) meningkat signifikan jelang Idul Fitri 1441 Hijriah. Mencapai 61 persen dibandingkan periode yang sama pada angkutan mudik 2019.
Captain Solikin, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry menyebut trafik angkutan logistik didominasi kendaraan kebutuhan bahan pokok.
Berdasarkan data posko angkutan mudik 2020 tercatat sebanyak 1.917 unit kendaraan truk. Jumlah tersebut merupakan data yang tercatat melalui pembelian sistem online. Sebab sejak 24 April 2020 PT ASDP Indonesia Ferry hanya melayani kendaraan barang. Pelayanan kendaraan angkutan barang dilayani dengan penjualan tiket online.
Kendaraan logistik yang masih menyeberang dominan bahan pangan untuk lebaran. Permintaan kebutuhan bahan pokok yang meningkat cukup lancar karena berkurangnya jenis kendaraan pribadi. Fokus pelabuhan penyeberangan ASDP Indonesia Ferry menurutnya memperlancar mobilisasi pasokan logistik ke seluruh Indonesia.
“Kendati hanya melayani penyeberangan logistik penerapan protokol kesehatan secara ketat baik di pelabuhan maupun kapal dengan proses disinfeksi di pintu masuk, physical distancing saat kendaraan masuk, wajib menggunakan masker bagi pengguna jasa,” terang Captain Solikin saat dikonfirmasi Cendana News, Rabu (20/5/2020).

Layanan penjualan tiket kapal roll on roll off (Roro) di lintasan tetap mengacu pada Permenhub 25 Tahun 2020 Tentang Pengendalian Transportasi selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 H dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19. Sesuai aturan tersebut ASDP hanya membuka layanan bagi angkutan logistik dengan penjualan tiket melalui laman www.ferizy.com.
Penjualan tiket bagi penumpang pejalan kaki bagi penumpang pejalan kaki,kendaraan golongan I-IVA,VA dan VIA ditutup sementara. Penghentian sementara penjualan tiket ini telah dilakukan sejak 28 April 2020 dan akan di-update sesuai dengan keputusan pemerintah. Ia menyebut penjualan tiket untuk truk logistik sudah 100 persen via online.
“Penjualan tiket untuk kendaraan logistik seluruhnya menggunakan sistem online dan telah diterapkan agar lebih mudah, cepat dan nyaman,” terang Captain Solikin.
Terkait larangan mudik, Captain Solikin menyebut meminta kepada masyarakat khususnya pengguna jasa agar mematuhi larangan pemerintah untuk menunda perjalanan mudik. Penegasan disampaikan kepada pengguna jasa ASDP hanya melayani angkutan logistik kebutuhan pokok. Khusus pejalan kaki,sepeda motor,mobil pribadi dilarang menyeberang untuk sementara waktu.
Ratusan penumpang pejalan kaki yang tetap menyeberang ia menyebut menjadi kewenangan gugus tugas Covid-19. Ratusan penumpang pejalan kaki sebagian berasal dari pekerja asal Jambi,Riau dan Sumatera Utara (Sumut). Sebagian calon penumpang merupakan pekerja yang terimbas pemutusan hubungan kerja (THR).
Ratusan penumpang yang terkena PHK diakuinya menjadi kewenangan tim gugus tugas. Ratusan penumpang tersebut diminta melengkapi surat kesehatan, bebas Covid-19, rekomendasi dari kepolisian. Sejumlah dokumen yang lengkap dan telah diverifikasi selanjutnya akan menjadi syarat bisa membeli tiket. Pembelian tiket dilayani dengan uang elektronik tanpa penjualan online.