Prancis Sebut tak Ada Bukti Kaitan Covid-19 dengan Lab di Wuhan

PARIS – Prancis menyebutkan, bahwa tidak ada bukti sejauh ini yang mengkaitkan virus Corona baru dengan hasil laboratorium penelitian P4 di kota Wuhan, Cina, tempat munculnya pandemi saat ini.

“Kami akan memperjelas, bahwa hingga saat ini tidak ada bukti nyata yang menguatkan informasi yang marak di pemberitaan Amerika Serikat baru-baru ini, bahwa terdapat kaitan asal mula Covid-19 dengan hasil laboratorium P4 di Wuhan, Cina,” kata salah seorang pejabat di kantor Presiden Emmanuel Macron.

onsensus ilmiah umum menyatakan, bahwa SARS-CoV-2, nama resmi virus corona, berasal dari kelelawar.

Pada 2014, Prancis menandatangani perjanjian dengan Cina untuk membangun laboratorium penelitian tentang penyakit menular biosafety level 4, level tertinggi, di Wuhan, menurut surat keputusan Prancis yang diteken oleh menteri luar negeri saat itu, Michel Barnier.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Rabu mengatakan pemerintahannya sedang berupaya mencari tahu apakah virus Corona berasal dari salah satu laboratorium di Wuhan.

Menteri Luar Negeri Pompeo, mengatakan Beijing “harus berterus terang” dengan apa yang mereka ketahui.

Ketua Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Mark Miley, pada Selasa mengatakan, intelijen AS mengindikasikan virus Corona kemungkinan terjadi secara alami dan bukan seperti yang diciptakan di sebuah laboratorium di Cina, namun tidak ada kepastian mengenai hal itu.

Washington Post pekan ini melansir, pejabat keamanan nasional di pemerintahan Trump telah lama mencurigai fasilitas penelitian di Wuhan sebagai sumber wabah virus Corona.

Hingga Februari Institut Virologi Wuhan, yang didukung oleh pemerintah Cina, menepis rumor, bahwa virus tersebut mungkin saja telah direka cipta di salah satu laboratorium miliknya, atau mungkin berasal dari salah satu fasilitas semacam itu. (Ant)

Lihat juga...