Positif COVID-19 di Kota Sukabumi Didominasi OTG

Peta sebaran ODP, PDP dan pasien positif COVID-19 di Kota Sukabumi, Jawa Barat – Foto Ant

SUKABUMI – Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Kota Sukabumi, Jawa Barat menyebut, mayoritas warga yang terkonfirmasi terinfeksi virus mematikan tersebut merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG).

“Saat ini jumlah pasien positif COVID-19 di Kota Sukabumi mencapai 25 orang, satu diantaranya sudah sembuh. Dari jumlah tersebut didominasi pasien OTG,” kata Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Kota Sukabumi, Wahyu Hendrayana, Minggu (26/4/2020).

Pasien positif tersebut dari hasil tracing atau penelusuran yang dilakukan, ternyata pernah melakukan kontak langsung dengan pasien yang lebih dahulu dinyatakan terinsfeksi virus corona. Bahkan penambahan tiga kasus warga yang tertular COVID-19, dipastikan tertular dari transmisi lokal.

Dengan semakin banyaknya warga yang terinfeksi, apalagi tanpa gejala, kewaspadaan masyarakat harus ditingkatkan. Bisa saja, ada orang yang positif tertular virus tersebut tampak sehat atau tidak menandakan tubuhnya tertular, sehingga tanpa sadar menularkan virusnya ke orang lain.

Ia mengingatkan, warga tidak menganggap remeh pandemi virus corona, sudah banyak OTG setelah menjalani pemeriksaan swab dan hasilnya positif terinfeksi. Oleh karena itu, masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan dengan mematuhi anjuran pemerintah, seperti diam di rumah jika tidak ada hal penting dan mendesak.

Tidak  berkeliaran, apalagi nongkrong, selalu menggunakan masker, tidak berkumpul dan melakukan perilaku hidup bersih dan sehat, sebab virus ini bisa menyerang siapa saja. “Peran masyarakat dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19 sangat penting, jangan sampai akibat tidak ada kesadaran di masyarakat, seperti tidak mematuhi anjuran pemerintah menjadi bom waktu. Ini terbukti sudah banyak warga yang hasil pemeriksaan swabnya positif, tetapi tidak mengalami gejala terinfeksi COVID-19,” tandasnya.

Wahyu mengatakan, mayoritas kecamatan di Kota Sukabumi saat ini sudah masuk dalam zona merah. Hampir seluruh kecamatan sudah ada warga yang positif mengidap COVID-19, antara lain Kecamatan Gunungpuyuh, Warudoyong, Cikole, Cibeureum serta Lembursitu.

Tidak menutup kemungkinan, jumlah warga yang tertular akan terus bertambah, jika masyarakat tetap ngeyel dan tidak mematuhi protokol kesehatan. Pihaknya bukan menakuti, tetapi menginginkan agar warga sadar, tanggung jawab minimal untuk diri sendiri dan keluarga, agar dijauhkan dari penularan virus mematikan tersebut.

Bagi warga yang baru mudik dari daerah zona merah, seperti DKI Jakarta, Kota dan Kabupaten Bogor, Bekasi, Depok, dan lainnya untuk segera melapor ke petugas kesehatan terdekat atau minimal ketua RT dan RW, serta melakukan isolasi mandiri selama 14 hari serta tidak berkeliaran.

Update data penanggulangan COVID-19 pada Minggu (26/4/2020), untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) bertambah tiga orang menjadi 32 dan untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) enam orang. (Ant)

Lihat juga...