Penggunaan GeneXpert di RSUD Solok Tunggu Izin Kemenkes

Editor: Makmun Hidayat

SOLOK — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Natsir, Kota Solok, Sumatera Barat, memiliki alat yang dinamai GeneXpert. Alat ini memungkinkan dokter mendiagnosa TB TCM dalam waktu hanya kurang dari lima jam dengan akurasi tinggi.

Direktur Utama RSUD M Natsir, drg Basyir Busnia, menyampaikan, cara kerja GeneXpert jauh lebih akurat daripada metode konvensional dengan memeriksa sputum di bawah mikroskop, karena mesin langsung meneliti dan mengurai DNA bakteri.

“Sampelnya itu bisa dari sputum, cairan tubuh, tetapi tidak untuk darah. GeneXpert juga banyak digunakan untuk mendeteksi jumlah virus HIV. Dalam kondisi wabah Covid-19 ini, setidaknya alat ini dapat membantu,” katanya, Senin (27/4/2020).

Lebih lanjut Basyir Busnia menjelaskaan, bahwa masyarakat tidak perlu khawatir, karena alat canggih tersebut sudah tersedia di RSUD M. Natsir Solok. Ia mengklaim adanya alat itu, merupakan sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan terhadap pelayanan masyarakat.

“Kalau berbicara tenaga medis bidang Anastesi kita masih kurang sebenarnya. Untuk itu dimohonkan kiranya Pemprov Sumatera Barat atau melalui bapak gubernur dapat memenuhi kekurangan tenaga anastesi di M. Natsir dimaksud,” ujarnya saat menyambut kunjungan kerja gubernur.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno bersama Direktur Utama RSUD M Natsir, drg Basyir Busnia saat melihat kondisi laboratorium rumah sakit, Senin (27/4/2020). -Foto: M. Noli Hendra

Menurutnya, alat GeneXpert rencananya akan dipergunakan untuk pengecekan pasien Covid-19 yang hasilnya lebih akurat dan lebih cepat dari alat rapid test Covid-19, tes polymerase chain reaction (PCR). Serta untuk TB TCM menggunakan GeneXpert mampu dalam waktu tiga sampai lima jam hasilnya bisa langsung keluar.

Sementara Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno saat mengunjungi RSUD Muhammad Natsir Kota Solok itu menyatakan, memberi apresiasi, karena cara kerja GeneXpert jauh lebih akurat daripada metode konvensional dengan memeriksa sputum di bawah mikroskop karena mesin langsung meneliti dan mengurai DNA bakteri.

Ia melihat peralatan GeneXpert MTB/RIF di RS M Natsir, mampu mengidentifikasi 98 persen pasien yang terinfeksi bakteri yang ada pada tubuh manusia dengan hasil pemeriksaan sputum keakuratannya.

Dikatakannya bahwa alat ini, juga ditempatkan di daerah-daerah dengan pasien HIV tinggi. Hanya dengan pemeriksaan melalui dahaknya kita sudah tahu positif dan negatif pasien tersebut.

“Alat ini jelas sangat membantu. Kita berharap adanya alat-alat yang memadai di setiap rumah sakit, dapat memberikan pelayanan yang prima kepada setiap pasien. Terutama dalam situasi wabah Covid-19 ini,” harapnya.

Sebelumnya Laboratorium GeneXpert RSUD M. Natsir Solok sudah mendapat penilaian yang baik dari Kemenkes RI. Hanya tinggal menunggu izin penggunaan laboratotium tersebut.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno berjanji akan mengurus secepatnya izin penggunaan lab tersebut, termasuk akan melengkapi peralatannya.

“Mudah-mudahan dengan adanya alat ini, bisa sebagai salah satu upaya untuk percepatan untuk mengetahui penderita Covid-19 di Sumatera Barat,” ungkapnya.

Lihat juga...