Jelang Ramadan, Karantina Pertanian Tanjungpinang Tingkatkan Pengawasan

TANJUNGPINANG  – Petugas Kantor Karantina Pertanian Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, membentuk tim terpadu untuk meningkatkan pengawasan menjelang Ramadan.

“Di tengah pandemi COVID-19 ini pengawasan dan pelayanan Karantina Pertanian Tanjungpinang lebih ditingkatkan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan menjelang Ramadan,” kata
Koordinator Pengawasan dan Penindakan Kantor Karantina Pertanian Tanjungpinang, Khalid Daulay, di Tanjungpinang, Kamis.

Ia menjelaskan pengawasan pemasukan komoditas pertanian semakin diperkuat oleh pejabat Karantina Tanjungpinang bersama instansi terkait di seluruh pintu masuk di Pulau Bintan (Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan).

Selain untuk mencegah pemasukan ilegal, kata dia pengawasan dilakukan agar terjamin kesehatan dan keamanan produk pangan yang masuk. Salah satu pelabuhan yang menjadi prioritas pengawasan adalah Pelabuhan penyeberangan Bintan-Batam di Tanjunguban, Bintan.

“Komoditas pertanian sebagian besar merupakan bahan pangan bagi masyarakat, sehingga lalu lintasnya masih sangat dibutuhkan bagi masyarakat kepulauan apalagi menjelang Ramadan,” ujarnya.

Terhadap komoditas tersebut, menurut dia dilakukan pemeriksaan sesuai prosedur karantina, sedangkan terhadap pemilik atau sopirnya diwajibkan memakai masker dan dilakukan pemeriksaan suhu tubuh sebelum naik kapal dan setelah turun kapal.

Khalid menambahkan pengawasan terhadap lalu lintas media komoditas pertanian tetap dilakukan sebagaimana biasa, bagi petugas pelaksana wajib menggunakan alat pelindung diri saat bertugas dan tetap jaga jarak dengan siapa pun saat melakukan pengawasan sesuai protokol keamanan yang telah ditetapkan sehubungan dengan terjadinya pandemi Covid-19.

“Semoga kita semua senantiasa dalam lindungan Allah SWT, tetap waspada, jangan panik, jaga stamina, selalu pakai APD, tetap jaga jarak dan tetap semangat,” ucapnya. (Ant)

Lihat juga...