Siswa di Purwokerto Libur, Sekolah Disemprot Disinfektan
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
PURWOKERTO – Polresta Banyumas melakukan penyemprotan disinfektan di beberapa sekolah yang ada di Kota Purwokerto. Meskipun para siswa sedang libur dan diganti dengan belajar di rumah, namun lingkungan sekolah harus dipastikan bersih dan steril dari penyebaran virus COVID – 19.
Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Whisnu Caraka, yang terjun langsung memantau penyemprotan disinfektan di Taman Kanak-Kanak Bhayangkara 09 Purwokerto mengatakan, pihaknya ingin memastikan agar anak-anak terhindar dari penyebaran virus corona, sehingga lingkungan belajar juga harus dipastikan steril.

“Karena anak-anak sedang libur, maka kita lakukan penyemprotan disinfektan, sehingga saat mereka kembali ke sekolah, semua kelas dan lingkungan sekolah sudah steril,” katanya.
Penyemprotan dilakukan mulai dari halaman sekolah, hingga ke dalam ruang kelas, ruang guru serta area bermain siswa. Para guru juga ikut membantu membersihkan meja serta berbagai mainan anak-anak.
Kapolresta Banyumas mengimbau, agar para guru serta masyarakat tidak menunjukkan sikap kekhawatiran yang berlebihan, terlebih ditunjukkan di depan anak-anak yang masih duduk di bangku TK. Sebaliknya, lanjut Kapolresta, yang terpenting adalah mengajarkan anak untuk berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
“Waspada boleh, tetapi jangan tunjukkan kepanikan yang berlebihan. Terapkan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan rumah, konsumsi makanan yang bergizi, rutin berolah-raga dan istirahat yang cukup, jika itu dijalankan, maka virus apa pun tidak akan mendekati kita,” terangnya.
Sementara itu, Kepala TK Bhayangkari 09 Purwokerto, Kusmiyati mengatakan, sangat berterima kasih atas perhatian Polresta Banyumas terhadap lingkungan sekolah. Penyemprotan disinfektan ini, minimal akan menghapus kekhawatiran dari para orang tua maupun guru.
“Siswa sudah kita liburkan sejak hari Senin (16/3/2020), tetapi tetap kita berikan tugas untuk dikerjakan di rumah, tujuannya supaya ada kesibukan di rumah, sehingga waktu luang di rumah akan diisi dengan mengerjakan tugas-tugas dari sekolah,” tuturnya.
Menurut Kusmiyati, pengumuman libur sekolah selama dua minggu dan sampai saat ini belum ada pengumuman susulan lagi. Namun, dengan adanya penyemprotan disinfektan di lingkungan sekolah, ia mengaku siap untuk memulai kegiatan belajar-mengajar kapan pun.