SDM Unggul Jadi Syarat di Era Ekonomi Berbasis Digital

Editor: Makmun Hidayat

SEMARANG — Sumber daya manusia (SDM) berkualitas, menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan daya saing nasional. Upaya peningkatan tersebut, harus didukung oleh seluruh pihak, termasuk perguruan tinggi sebagai ‘kawah candradimuka’ untuk membentuk SDM unggul.

“Universitas Negeri Semarang (Unnes) harus bisa menjawab tantangan tersebut. Terlebih Presiden sudah menyampaikan, bahwa SDM yang berkualitas merupakan modal penting memasuki era ekonomi berbasis digital. Ini sesuai dengan tema dies natalis, yakni Unnes Unggul untuk Indonesia Maju,” papar Rektor Prof Fathur Rokhman MHum, disela pembukaan Dies Natalis ke-55 Unnes di lapangan Prof Dirham, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Sekaran Gunungpati Semarang, Kamis (5/3/2020).

Rektor Prof Fathur Rokhman MHum, memaparkan SDM yang berkualitas merupakan modal penting memasuki era ekonomi berbasis digital, disela pembukaan Dies Natalis ke-55 Unnes di lapangan Prof Dirham, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Sekaran Gunungpati Semarang, Kamis (5/3/2020). -Foto: Arixc Ardana

Ditandaskan, perguruan tinggi harus memiliki daya saing dengan tetap peduli terhadap nilai-nilai kemanusiaan, sehingga Unnes, dapat menjadi rujukan dalam pengembangan bidang ilmu kependidikan, pengetahuan, teknologi, dan seni.

“Visi Unnes menjadi universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional. Spirit arum luhuring pawiyatan ing astanira atau kemakmuran  alam  ada ditangan kita bukan orang lain, harus dimiliki dan terpatri di seluruh warga civitas akademika. Kebersamaan, integritas, serta kerja cerdas dan kerja ikhlas menjadi komitmen untuk mewujudkan visi lembaga ini,” tandasnya.

Fathur juga menilai keberadaan semangat ‘kepemimpinan bertumbuh’ juga menjadi kunci, sekaligus pelita penerang semangat, bagi setiap komponen untuk berkontribusi secara nyata.

Sementara, anggota Dewan Pertimbangan Unnes Prof Dr Sri Puryono, menandaskan di usia ke 55 tahun, pihaknya mengajak mengajak seluruh warga Unnes untuk  terus memberikan dukungan bagi pengembangan perguruan tinggi tersebut ke depan.

“Angka 55 merupakan simbolisasi bahwa pada usia tersebut, Unnes memasuki tahun SDM unggul, cerdas dan berkarakter. Ibarat perjalanan seorang manusia, memiliki perbedaan yang sangat signifikan pada masa kelahiran, tumbuh, besar, serta berkembang hingga mencapai usia 55 tahun ini,” terangnya.

Tidak lupa, mantan Sekretaris Daerah Provinsi Jateng tersebut juga mendorong seluruh civitas akademika Unnes, untuk terus solid dan bersinergi.

“Ibarat sebuah pohon, yang semakin tinggi maka semakin kencang angin menerpa. Termasuk juga organisasi yang semakin matang, maka ujian akan semakin keras menerjang. Untuk bisa melalui semua itu, diperlukan sinergi, komunikasi dan soliditas yang baik,”pungkasnya.

Lihat juga...