Pemerintah Diimbau Berbagi Masker dan Hand Sanitizer

Petugas mendorong troli bermuatan kardus yang berisi masker bantuan dari PMI pusat yang baru tiba di Bandara Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Selasa (4/2/2020). Sebanyak 20 ribu masker bantuan tersebut nantinya akan dibagikan untuk warga sebagai antisipasi tertular virus Corona – Foto Ant

JAKARTA – Pemerintah diminta membangun kebersamaan dengan rakyat untuk menghadapi virus corona (Covid-19). Presiden Joko Widodo (Jokowi), diminta tidak hanya menginstruksikan kepada Kapolri untuk mengusut para penimbun masker.

Pemerintah diminta juga membagi-bagikan persediaan masker dan pencuci tangan (hand sanitizer), kepada masyarakat yang kawasan tempat tinggalnya terdampak virus mematikan itu. “Jangan sekedar Presiden memerintahkan kepada Kapolri untuk mengusut penimbun. Beli semuanya oleh pemerintah, dan bagikan kepada rakyat di kawasan-kawasan itu,” kata Tokoh Organisasi Masyarakat Muhammadiyah, Din Syamsuddin, di Jakarta, Kamis (5/3/2020).

Masyarakat saat ini resah karena harga masker yang melambung tinggi, dan hand sanitizer di pasaran yang sudah sedemikian sulit diperoleh. Di salah satu minimarket di Kemandoran, Jakarta Barat contohnya, persediaan masker dan hand sanitizer di sana sudah tak lagi tersisa. “Sudah habis mas, langka,” ujar pegawai minimarket di Kemandoran, Jakarta Barat tersebut.

Kelangkaan itu, menurut pegawai minimarket, dipicu oleh meningkatnya permintaan masker dan hand sanitizer di pasaran. Din Syamsuddin menilai pemerintah harus membangun kebersamaan dengan rakyatnya, dalam menghadapi bencana virus corona ini. Menurut dia, hal itu wajar dilaksanakan pemerintah agar kembali meraih kepercayaan dari publik, yang sebelumnya menganggap pemerintah menutup-nutupi perkembangan kasus virus corona di dalam negeri. (Ant)

Lihat juga...