Kelas Inspirasi Dorong Guru PAUD Miliki Kreativitas Mengajar
Editor: Makmun Hidayat
LAMPUNG — Kelas inspirasi bagi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dorong para tenaga pendidik kreatif mengajar. Plt Bunda PAUD Kabupaten Lamsel, Winarni Nanang Ermanto menyebut kelas inspiratif menjadi kesempatan bagi guru PAUD memiliki motivasi, inspirasi bagi anak-anak usia dini.
Kegiatan kelas inspirasi yang digelar bagi ratusan guru PAUD diharapkan dapat memberi pemahaman bagi guru untuk meningkatkan pelayanan. Sebab guru PAUD memiliki peranan dalam menyiapkan anak usia dini sebelum masuk ke jenjang sekolah dasar. Kreativitas para guru PAUD terus ditingkatkan melalui cara pengajaran kreatif, salah satunya mendongeng.
Winarni Nanang Ermanto menambahkan kelas inspiratif bagi guru PAUD di Lamsel digelar untuk tujuan jangka panjang. Tujuan kelas inspiratif bagi pendidikan PAUD yang berkualitas, kreatif, inovatif dalam mendesain kegiatan pembelajaran yang bermutu. Tujuan yang ingin dicapai mewujudkan generasi emas tahun 2045.
“Dibutuhkan strategi yang tepat dan dinamis menyesuaikan perkembangan zaman untuk mendukung kualitas penyelenggaraan pendidikan yang dinamis dan mengedepankan hak dan pemenuhan kebutuhan anak,” terang Winarni Nanang Ermanto saat kegiatan kelas inspiratif guru PAUD di terminal eksekutif Anjungan Agung Bakauheni, Selasa (10/3/2020)
Kegiatan kelas inspirasi, imbuh Winarni Nanang Ermanto, menjadi kesempatan untuk memajukan PAUD. Pemkab Lamsel melalui Dinas Pendidikan telah menaikkan anggaran bagi insentif guru PAUD. Sesuai data di wilayah Lamsel terdapat sebanyak 2547 guru PAUD dengan sebanyak 1877 guru PAUD mendapat insentif sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan.
Kelas inspirasi yang digelar Pusat Kegiatan Gugus (PKG) PAUD Lamsel melibatkan tenaga pendidik PAUD, peran serta orangtua wali untuk mengarahkan putera puterinya memiliki karakter, budi pekerti luhur, sopan santun dan disiplin. Selain motivasi anak-anak akan dilatih untuk bangga dan percaya diri.
“Guru PAUD akan mendapat inspirasi dari sejumlah pemateri diantaranya pendongeng dari komunitas dakocan,” terang Winarni Nanang Ermanto.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Lamsel, Thomas Amirico menyebut kelas inspirasi bertujuan memotivasi guru meningkatkan mutu pengajaran. Sebagai langkah konkret Disdik memprogramkan sejumlah aspek. Aspek yang akan ditingkatkan meliputi perbaikan infrastruktur pendidikan, peningkatan kinerja, peningkatan metode pembelajaran dan membangun koordinasi dengan perangkat desa.
“Selain peningkatan kapasitas guru PAUD, upaya peningkatan insentif juga menjadi perhatian bagi Disdik Lamsel,” tegas Thomas Amirico.
Iin Mutmainah, Direktur Kreatif Komunitas Dakocan Lampung menyebut kreativitas guru PAUD sangat diperlukan. Kemampuan mendongeng menjadi sarana untuk mewujudkan guru PAUD yang kreatif, berkualitas dan berkarakter. Sebagai pendongeng, ia menyebut para guru PAUD harus bisa menyampaikan sejumlah nilai moral melalui sejumlah dongeng.
“Mendongeng butuh keahlian khusus agar anak didik tidak bosan sehingga perlu kreativitas khusus,” beber Iin Mutmainah.
Bagi para guru PAUD kegiatan mendongeng menjadi media menyampaikan pesan positif. Sebab saat ini anak anak zaman modern lebih berminat untuk mempelajari sejumlah ilmu melalui gawai. Melalui kegiatan mendongeng yang jadi metode pembelajaran akan menarik minat bagi siswa PAUD. Pelatihan mendongeng oleh komunitas Dakocan sekaligus inspirasi meningkatkan kemampuan bertutur lisan.