Ikan Bakar Gurami, Gurih dan Menjaga Stamina
Editor: Koko Triarko
LAMPUNG – Akhir pekan menjadi waktu menikmati sajian kuliner berbahan ikan, salah satunya gurami. Ikan dengan nama ilmiah Osphronemus goramy itu kerap disajikan sebagai olahan kuliner dengan cara dibakar, sup, dan pindang.
Usman, salah satu juru bakar ikan gurami di warung makan ikan bakar om Basit, jalan Lintas Sumatra, Desa Rangai Tritunggal, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, mengaku ikan itu banyak diminati. Menurutnya, ikan gurami merupakan jenis ikan air tawar yang memiliki rasa gurih. Dibakar menggunakan bumbu rempah, membuat ikan tersebut makin menggugah selera. Jenis bumbu yang digunakan untuk membakar ikan gurame meliputi kunyit, serai, garam, jahe, minyak makan. Kunyit yang digunakan untuk bumbu diyakini memiliki khasiat untuk meningkatkan vitalitas.
Bumbu rempah dalam proses pembakaran akan dioleskan saat ikan setengah matang. Menjaga kualitas rasa hingga meresap, ikan gurame yang telah dibakar akan diiris pada bagian daging, setelah sisiknya dihilangkan. Ikan gurami ukuran 250 gram menjadi pilihan, karena tidak terlalu kecil dan besar, sehingga cocok untuk porsi dua orang.
“Bumbu rempah kunyit yang dipakai untuk membakar ikan gurami memiliki khasiat untuk menjaga kesehatan atau vitalitas tubuh, apalagi musim penghujan serta munculnya wabah virus Corona,” terang Usman, saat ditemui Cendana, Sabtu (14/3/2020).

Ikan gurami yang dibakar, menurut Usman akan diolesi bumbu selama proses pembakaran. Bumbu rempah yang cukup banyak akan terus dioleskan hingga meresap ke dalam daging ikan.
Meresapnya bumbu tersebut akan makin terasa dalam aroma yang keluar saat proses pembakaran. Sebab, bumbu kunyit yang dioles sebagian jatuh ke bara arang kayu.
Ikan gurami yang memiliki nilai protein tinggi, memiliki manfaat menjaga kesehatan kulit, mengganti sel yang rusak. Sebagai ikan yang memiliki kandungan gizi cukup tinggi, mengonsumsi ikan air tawar bermanfaat menambah vitalitas tubuh.
Ia menyebut, pemesan ikan gurami bakar berasal dari berbagai golongan, karena harga terjangkau.
“Mengonsumsi ikan gurami bakar sangat tepat saat ini, karena daya tahan tubuh penting menangkal penyakit,” tutur Usman.
Kandungan protein yang tinggi akan makin lengkap dengan tambahan bumbu rempah. Jenis rempah kunyit yang juga bumbu masakan, menurutnya juga akan mengurangi racun. Proses pengeluaran racun yang tidak dibutuhkan oleh tubuh, membuat tubuh bisa terlindung dari penyakit dan menambah daya tahan.
Pemberian bumbu kunyit akan makin lengkap saat ikan bakar gurami siap disajikan. Sebab, jenis bumbu yang digunakan untuk membuat sambal meliputi tomat, merica, cabai, kemangi.
Mengonsumsi ikan gurami bakar rempah yang sudah matang kerap dilengkapi daun pepaya rebus, yang memiliki beragam manfaat untuk kesehatan.
Vani Nory, salah satu pelanggan di warung makan Om Basit mengaku ikan gurami menjadi pilihan. Di warung tersebut disediakan pilihan ikan layang kembung. Pilihan ikan gurami sebagai ikan air tawar, menurutnya cocok untuk meningkatkan vitalitas. Sebab, daya tahan tubuh saat penghujan bisa diperoleh dengan menjaga pola makan yang sehat dan bergizi.
“Kandungan protein dengan bumbu rempah saat proses membakar memiliki khasiat bagi tubuh yang menyehatkan,” tuturnya.
Cukup mengeluarkan Rp120.000, dua ekor gurami bakar bisa dinikmati bersama empat orang.