Dinyatakan Negatif, Tujuh PDP Covid-19 di Kudus Dipulangkan
KUDUS – Sebanyak tujuh Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat di ruang isolasi sejumlah rumah sakit di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, akhirnya boleh pulang karena dinyatakan negatif virus corona.
Mereka sebelumnya mengalami gejala mirip terpapar virus corona. “Hingga Rabu (25/3/2020) jumlah pasien dalam pengawasan yang dirawat di ruang isolasi boleh pulang berjumlah tujuh orang. Mereka dirawat di sejumlah rumah sakit, yang ditunjuk menangani pasien corona,” kata juru bicara pencegahan dan pengendalian penyakit virus corona (COVID-19) di Kabupaten Kudus, Andini Aridewi, Rabu (25/3/2020).
Semua dipulangkan, setelah tes sampel swap tenggorokan di laboratorium Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dinyatakan negatif corona.
Sementara itu, data terbaru pasien yang dirawat di ruang isolasi sejumlah rumah sakit di Kudus, hingga Rabu (25/3/2020) berjumlah 22 orang. Dari puluhan pasien tersebut, depalan pasien rujukan dari luar daerah, dan 14 pasien dari lokal Kudus. Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) per-Rabu (25/3/2020) juga bertambah menjadi 122 orang. Terdiri dari 76 orang dari lokal Kudus dan sisanya dari luar daerah.
Pemerintah Kabupaten Kudus terus berupaya melakukan penanganan secara maksimal, setelah RSUD Loekmono Hadi Kudus menjadi rumah sakit rujukan pasien COVID-19 di wilayah Keresidenan Pati.
Dalam rangka antisipasi lonjakan pasien isolasi, Pemerintah Kabupaten Kudus meminta seluruh rumah sakit di Kudus untuk menyediakan ruang isolasi. Rumah sakit juga diminta untuk menambah kapasitas ruang isolasi, sebagai antisipasi lonjakan pasien yang perlu dirawat di ruang isolasi. (Ant)