DBD Mengganas Menkes Bawa Bantuan ke Sikka

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

MAUMERE – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang melanda kabupaten Sikka, provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)  kian mengganas membuat menteri kesehatan (menkes) pun akhirnya berkunjung ke kota Maumere, kabupaten Sikka.

Kedatangan menteri kesehatan selaian membawa sejumlah bantuan obat-obatan dan peralatan kesehatan serta membawa 30 dokter dan 6 orang perawat untuk bertugas menangani pasien DBD di Sikka.

“Demam berdarah justru penyakit yang sangat berbahaya dan mematikan di NTT. Ingat sudah 32 orang yang meninggal karena demam berdarah di wilayah NTT,” kata Menteri Kesehatan RI, DR. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad saat berada di RS TC Hillers Maumere, kabupaten Sikka, provinsi NTT, Senin (9/3/2020).

Terawan mengatakan, dirinya tidak mau ada penambahan korban lagi akibat kejadian ini sehingga semua harus berjuang untuk bisa mencegah wabah ini atau mencegah kejadian luar biasa ini tidak menjadi semakin besar dan bisa diatasi maupun ditangani.

Dia berharap agar langkah yang dilakukan bisa menurunkan angka kematian menjadi nol sehingga tidak ada lagi pasien DBD yang mendapatkam perawatan fasilitas kesehatan.

“Kita membawa bantuan peralatan dan obat-obatan seperti yang dilihat dan pemerintah pusat akan terus support sesuai dengan arahan dari Presiden Jokowi. Nanti para dokter dan perawat dari Jakarta akan tinggal di sini sampai masalah DBD selesai,” ucapnya.

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, mengatakan, terkait DBD mungkin juga pemerintah dan masyarakat kabupaten Sikka lengah sehingga di tahun 2020 kasusnya meningkat cukup signifikan dari 620 menjadi 1.195 kasus hingga Senin (9/3/2020).

“Berbagai macam upaya pemerintah sejak awal Januari kita sudah lakukan. Kita juga tetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) dan telah diperpanjang sebanyak 4 kali serta sudah 1.065 orang yang sudah sembuh dari perawatan,” ungkapnya.

Hingga Senin (9/3/2020) jelas Robi sapaannya, masih terdapat 130 pasien yang dirawat di RS TC Hillers Maumere dan RS St. Gabriel Kewapante serta berbagai puskesmas yang ada di kabupaten Sikka.

Dia berterima kasih atas kunjungan menteri karena membawa serta tim dokter dan perawat. Pemerintah segera merespon kasus DBD yang terjadi dan pemerintah kabupaten Sikka juga telah mencanangkan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara serentak selama dua minggu ke depan.

Disaksikan Cendana News, setelah tiba di Maumere sekitar pukul 14.00 WITA menteri Kesehatan RI dan rombongan bersama wakil ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena langsung menuju RS TC Hillers Maumere.

Di rumah sakit milik pemerintah kabupaten Sikka ini, menteri kesehatan mengunjungi pasien DBD yang dirawat di lantai I gedung Poliklinik serta bertatap muka dengan pegawai dinas kesehatan Kabupaten Sikka dan langsung kembali ke Jakarta.

Lihat juga...