Cegah DBD dan Corona, Kades Pasuruan Instruksikan PHBS
Editor: Makmun Hidayat
LAMPUNG — Sumali, Kepala Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan (Lamsel) menginstruksikan agar masyarakat menjaga kebersihan untuk mengantisipasi munculnya penyakit demam berdarah dengue (DBD) dan mencegah virus corona (Covid-19).
Instruksi menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) lanjut Sumali telah diberikan kepada para aparatur desa setempat. Sebab aparatur desa dari tingkat RT memiliki peran penting dalam upaya meningkatkan kebersihan. Menjaga kebersihan lingkungan menurutnya bisa dimulai dari diri sendiri, keluarga dan masyarakat secara komunal.

Pada musim penghujan dengan potensi munculnya virus DBD diakuinya telah diantisipasi dengan gotong royong rutin. Gotong royong rutin itu dilakukan dengan melakukan pembersihan saluran air, membersihkan sampah. Pada sejumlah tempat anggota dasa wisma desa juga menyediakan fasilitas gentong untuk cuci tangan. Sebab menjaga kebersihan diri menjadi hal penting untuk menjaga kesehatan.
“Pencegahan berbagai penyakit bisa dilakukan dengan mempertahankan lingkungan yang bersih diantaranya penyakit DBD oleh virus nyamuk aedes aegypti dan yang sedang jadi pandemi yakni virus corona,” ungkap Sumali saat dimintai keterangan Cendana News, Senin (16/3/2020).
Mewabahnya Covid-19 disebut Sumali tidak lantas mengurangi kewaspadaan akan penyakit jenis lain. Sebagai antisipasi selain menerapkan PHBS desa setempat juga menyiapkan fasilitas tempat budidaya tanaman obat keluarga (Toga). Sejumlah tanaman jamu yang berfungsi untuk menjaga daya tahan tubuh tersebut bisa diperoleh dari halaman kantor desa.
Sejumlah tanaman jamu yang bisa digunakan menurut Sumali mencapai ratusan jenis. Sejumlah tanaman jamu yang bisa dimanfaatkan untuk daya tahan tubuh diakuinya jenis jahe, kencur, kunyit. Sejumlah jamu yang familiar digunakan masyarakat pedesaan tersebut bisa digunakan untuk alternatif menjaga kesehatan.
“Selain menjaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan, minuman sehat olahraga juga diperlukan,” bebernya.

Terkait wabah virus Covid-19, Sumali menyebut masyarakat bisa mematuhi surat edaran bupati Lamsel. Sebab pencegahan virus Corona dalam surat edaran bernomor 421/0995/IV.02/2020 yang ditujukan pada satuan pendidikan bisa diterapkan. Poin yang bisa diterapkan masyarakat diantaranya dengan menjaga PHBS dengan sejumlah langkah konkret. Langkah itu diantaranya libur sekolah ditaati dengan belajar di rumah dan tidak bepergian.
Sejumlah poin PHBS yang bisa diterapkan meliputi mencuci tangan dengan air dan sabun,konsumsi makanan sehat dan bergizi. Kegiatan olahraga teratur,membuang sampah pada tempatnya, menggunakan jamban bersih dan sehat. Sejumlah langkah pencegahan lain juga bisa dilakukan dengan tetap berada di rumah dan tidak pergi ke tempat keramaian yang berpotensi menjadi tempat penyebaran Covid-19.
“Dalam kondisi tidak mendesak sebaiknya hindari pergi ke tempat keramaian yang berpotensi melakukan kontak dengan orang lain,” bebernya.
Peran serta keluarga dalam menjaga kebersihan lingkungan diakui Sumali sangat penting. Sebab kebersihan lingkungan bisa mendukung terciptanya kesehatan bagi perseorangan dan lingkungan. Meski munculnya pandemi Covid-19 mengkuatirkan,masyarakat dihimbau agar tidak panik dan tenang. Langkah pencegahan dengan meningkatkan daya tahan tubuh menjadi tanggung jawab pribadi dan bersama.