119 Warga Desa Cilongok Terima Bantuan ‘Modal Kita’

Editor: Makmun Hidayat

BANYUMAS — Sampai dengan akhir bulan Februari 2020, sebanyak 119 warga Desa Cilongok, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas sudah menerima bantuan pinjaman Modal Kita dari Yayasan Damandiri. Penyaluran bantuan melalui Koperasi Utama Sejahtera Mandiri ini dilakukan bertahap mulai bulan November 2019.

“Sekarang sudah masuk bulan ke empat, total sudah ada 119 warga yang menerima bantuan pinjaman Modal Kita dan untuk angsurannya sejauh ini masih lancar,” kata Manajer Modal Kita di Koperasi Utama Sejahtera Mandiri Cilongok, Kholilawati, Senin (24/2/2020).

Total dana yang sudah dikucurkan Yayasan Damandiri untuk program Modal Kita di Desa Cilongok sebesar Rp237.500.000. Besaran pinjaman yang diberikan bervariasi, mulai dari Rp1.500.000 hingga Rp2.000.000 per orang. Untuk pinjaman Modal Kita Rp2 juta, besaran angsuran per bulannya Rp196.000 dan untuk yang pinjaman Rp1.500.000, angsuran per bulannya Rp147.500.

“Bantuan modal yang diberikan nilainya memang tidak terlalu besar, karena sasaran kita memang untuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM),” jelasnya.

Memasuki bulan ke empat, angsuran pinjaman modal kita di Cilongok masih berjalan lancar, dengan Non Performing Loan (NPL) atau kredit macet 0 persen. Menurut Kholilawati, pihaknya sangat berhati-hati dalam melakukan verifikasi kepada penerima bantuan Modal Kita. Hal ini penting untuk menghindari adanya kredit macet.

Sesuai dengan arahan dari Yayasan Damandiri, bantuan modal kita diperuntukan bagi pelaku usaha untuk membantu modal usaha. Sehingga koperasi hanya memberikan kepada para pedagang saja atau orang yang memiliki usaha.

“Bisa juga penerima bantuan Modal Kita adalah orang yang baru akan memulai usaha, tetapi kita memberikan dalam bentuk barang-barang yang dibutuhkan. Hal ini untuk memastikan bahwa modal pinjaman dari kita, benar-benar dimanfaatkan untuk usaha dan bukan untuk konsumtif,” terangnya.

Tindakan selektif ini, membuat penerima bantuan Modal Kita penambahannya setiap bulan tidak terlalu banyak. Tercatat sejak awal tahun 2020, penerima bantuan modal kita hanya bertambah 29 orang. Sementara 90 orang lainnya merupakan penerima bantuan pada bulan November–Desember 2019.

Sementara itu salah satu penerima bantuan modal kita, Nurul Amaliyah mengatakan, ia mendapatkan pinjaman Rp2.000.000 dan akan digunakan untuk menambah dagangannya. Selama ini Nurul berjualan aneka makanan fast food, seperti burger, kebab, hotdog dan lainnya.

“Tambahan modal Rp2.000.000 dari koperasi sangat membantu, karena saya bisa memperbanyak dagangan dan otomatis juga menambah keuntungan,” katanya.

Lihat juga...