TNI – Warga Benahi Tanggul Sungai Babakan di Brebes
Editor: Koko Triarko
BREBES – Pascabanjir yang menggenangi rumah warga di Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, masyarakat bersama TNI, bergotong-royong melakukan perbaikan dan penebalan tanggul Sungai Babakan, Rabu (8/1).
Penebalan tanggul Sungai Babakan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi banjir. Ada ratusan karung yang diisi dengan tanah dan pasir, disiapkan untuk meninggikan dan mempertebal tanggul.
Danrem 071/Wijayakusuma, Kolonel Kav. Dani Wardhana, mengatakan saat curah hujan mulai meningkat seperti sekarang ini, anggota TNI harus turun ke lapangan untuk melakukan pemantauan di wilayah masing-masing.
Anggota TNI diminta untuk proaktif membantu warga, terutama yang terkena bencana serta melakukan antisipasi.

“Banjir sudah terjadi di beberapa wilayah, anggota TNI harus berada di garis terdepan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Yang tidak kalah penting adalah langkah antisipasi, seperti yang dilakukan jajaran Koramil Ketanggungan di Brebes,” terang Danrem, Rabu (8/1/2020).
Danrem menegaskan, sudah menjadi kewajiban TNI untuk cepat tanggap beraksi membantu masyarakat , baik yang terdampak bencana maupun melakukan langkah-langkah antisipasi.
Sebagaimana diketahui, pada Senin malam, banjir terjadi di Desa Cikeusal Lor, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes. Banjir tersebut berasal dari luapan air Sungai Babakan.
Danramil 15 Ketanggungan, Kapten Infanteri Sugeng Wiratno, menjelaskan, desa tersebut memang menjadi langganan banjir jika debit air Sungai Babakan melimpah. Karena itu, pihaknya bersama warga melakukan peninggian tanggul sungai.
Untuk penanganan tanggul yang mengalami abrasi, dilakukan dengan menata karung tanah sebagai tanggul darurat yang ditopang oleh pagar dari bambu.
“Sebelumnya, kita sudah melakukan penutupan atau penambalan pada lubang-lubang tanggul sungai, dan hari ini kita perkuat tanggul dengan ratusan karung tanah,” kata Kapten Sugeng.
Kerja bakti dilakukan jajaran Koramil 15 Ketanggungan bersama warga sejak pagi hari. TNI dan warga mengisi karung dengan tanah yang sudah disediakan sebelumnya, kemudian karung tersebut dijahit dengan tali. Setelah itu, secara bertahap dibawa ke tanggul untuk ditata.
Sinergitas TNI dan warga sangat terasa, dalam upaya mengantisipasi banjir di wilayah tersebut.
Kepala Desa Ketanggungan, Sofani mengaku sangat mengapresiasi anggota TNI dan para relawan yang mau turun bersama-sama dengan warga untuk melakukan penebalan tanggul Sungai Babakan. Sebab, warga di daerah tersebut sudah bosan menjadi langganan banjir saat musim hujan tiba.
“Kalau banjir, semua aktivitas jadi susah, anak-anak sekolah juga kasihan. Sehingga kami sangat berterima kasih kepada para relawan dan TNI yang sudah membantu warga melakukan upaya antisipasi banjir,” tuturnya.