Rusia Kembangkan Vaksin Antivirus Korona
MOSKOW – Rusia sedang mengembangkan vaksin untuk menghentikan kekuatan virus korona di Cina. Hal tersebut menjadi respon cepat terhadap aktivitas mutasi virus.
“Ya, tentu, pengembangan vaksin sedang dilakukan. Setiap kita menghadapi mutasi (virus), kita segera mulai mengembangkan vaksin,” kata Anna Popova, kepala Rospotrebnadzor atau Badan pengawas keamanan konsumen Rusia, Rabu (22/1/2020).
Elena Yezhlova, Kepala Departemen Pengawasan Epidemiologi Rospotrebnadzor mengatakan, pengembangan vaksin merupakan proses panjang dan sulit. Keputusan diambil atas dasar risiko dan tingkat keperluan yang dituntut oleh situasi yang terjadi saat ini. “Pada saat ini, kami akan berpegang pada rekomendasi-rekomendasi WHO,” kata Elena saat menjelaskan proses yang dilakukan tersebut.
Sebelumnya, Rospotrebnadzor membenarkan, informasi yang menyebut badan tersebut sedang memperkuat pengawasan kesehatan dan karantina di semua gerbang kedatangan di negara itu. Hal itu menjadi respon terhadap wabah virus korona di Cina.
Sebuah panel pakar Badan Kesehatan Dunia menggelar pertemuan pada Rabu (21/1/2020) untuk mengevaluasi apakah wabah virus korona baru, yang telah menyebar dari Cina ke sejumlah negara, dianggap sebagai keadaan darurat internasional. Sebanyak 16 pakar independen dalam bidang pengendalian penyakit, virologi, epidemiologi dan pengembangan vaksin melakukan pertemuan tertutup di markas besar badan PBB di Jenewa.
Didier Houssin, penasihat pada badan keamanan kesehatan nasional Prancis, ditunjuk sebagai ketua panel. Badan kesehatan Cina akan melakukan presentasi dalam telekonferensi. (Ant)