Etape II Dakar 2020, Pebalap Kesulitan Navigasi
JAKARTA – Di kategori mobil, etape II Dakar yang menjalani debut di Arab Saudi setelah satu dekade digelar di Amerika Selatan itu menjadi milik Giniel de Villiers.
Ini menjadi kemenangan etape perdana Villiers, di saat rival-rivalnya dihadapkan dengan navigasi yang rumit. Pebalap Afrika Selatan itu mengambil keuntungan, setelah pebalap tuan rumah Yazeed Al-Rajhi, yang mempimpin lomba hari itu melakukan kesalahan di beberapa kilometer terakhir.
Villiers dengan mobil Toyota Hiluxnya, finis tiga jam 37 menit 20 detik, atau tiga menit 57 detik di depan Orlando Terranova, yang finis di runner-up. Sheikh Khalid Al Qassimi dari UAE finis ketiga menggunakan Peugeot 3008 DKR. Terranova, yang berpasangan dengan co-driver Bernardo Graue, setelah finis keenam pada Minggu, di hari kedua ini sukses menunjukkan konsistensi yang akhirnya berbuah manis.
Dengan mobil Mini, mereka mampu mengatasi ganasnya bentang alam dari Al Wajh menuju Neom dan menyelesaikan Special Stage (SS) sepanjang 367km dalam waktu tiga jam 41 menit 17 detik. Hasil itu membuat Terranova mengambil alih pimpinan klasemen sementara. “Kami tampil menekan dari awal dan mendapati ban bocor pada 60 kilometer (km) setelah start. Jadi saya mencoba untuk membawa mobil dengan lebih lembut,” kata Terranova.
“Di satu tempat, kami melihat Nasser mengambil rute yang sebaliknya. Kami tahu jika kami berada di jalan yang benar, tetapi kami terlalu lebar mengambil jalan memutar dan itu kesalahan besar. Kami kehilangan banyak waktu dan kembali bersaing di atas hingga titik netralisasi. Setelah itu saya mencoba menekan, namun dengan hati-hati karena jalan masih berbatu. Tapi sekali lagi, hari ini bagus dan kami melakukan tugas dengan baik,” tandasnya usai balapan.
Juara Dakar dua kali, Carlos Sainz, yang juga menggunakan mobil Mini hanya dapat finis keenam. Posisinya membayangi di peringkat dua klasemen, dengan selisih empat menit 43 detik. Sainz yang didampingi co-driver Lucas Cruz, kehilangan waktu menjelang akhir etape karena kesulitan menemukan jalan. “Kami mengalami kesulitan menemukan jalur dan harus berbalik dua kali, tiga kilometer ke belakang dan ke depan. Balapan yang sulit, tapi setidaknya kami tidak mengalami pecah ban,” kata ayah dari pebalap F1 Carlos Sainz Jr tersebut.
Juara bertahan Nasser Al-Attiyah, masih dalam jangkauan meski terpaut enam menit tujuh detik di peringkat ketiga. Sementara Stephane Peterhansel, tertinggal jauh dengan jarak 13 menit 17 detik di peringkat delapan. Dia harus berkutat dengan masalah kemudi mobil Mininya. (Ant)