Baznas Bangkitkan Semangat Relawan Hadapi Ramadan

Editor: Koko Triarko

JAKARTA – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) membangkitkan kembali semangat para relawan zakat dalam mengumpulkan dana zakat dan membantu warga mustahik.

Kepala Divisi Retail Nasional BAZNAS, Fitriansyah Agus Setyawan, memgatakan, Ramadan menjadi bulan yang penting bagi pengelola zakat dalam memberikan layanan kepada para muzaki dan mustahik.

Bersama para relawan muda yang dengan ikhlas berjuang menegakkan syiar zakat. “Baznas berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitas layanan zakat pada bulan Ramadan, di mana masyarakat berlomba-lomba untuk melaksanakan ibadah dan mengamalkan amalan salehnya,” kata Fitriansyah, pada acara Bincang Zakat di aula Baznas, Jakarta, Rabu (29/1/2020) sore.

Kepala Divisi Retail Nasional Baznas, Fitriansyah Agus Setyawan (kemeja putih) pada acara Bincang Zakat di aula Baznas, Jakarta, Rabu (29/1/2020) sore. -Foto: Sri Sugiarti

Dengan digelarnya acara ini, dia berharap dapat meningkatkan motivasi para relawan dalam pengumpulan zakat di bulan Ramadan. Terpenting dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi para mustahik.

Melalui acara ini, menurutnya, Baznas menanamkan kembali kepada para relawan mengenai peran zakat, infak, sedekah dalam membantu mengentaskan kemiskinan di Indonesia.

“Lewat ngobrol santai, sharing, dan pemberian motivasi ini, diharapkan para relawan akan bertambah ilmu dan pengetahuan untuk diamalkan. Bukan hanya selama bertugas sebagai relawan, tapi juga dalam kehidupan sehari-hari mereka,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, bahwa para relawan ini bekerja di belakang layar yang bersentuhan langsung dengan mustshik dan muzaki.

Dia berharap, kegiatan ini dengan ukhuwah bersama para relawan tetap terjalin. Juga bisa saling berbagi pengalaman selama terjun ke lapangan membantu para korban banjir, maupun saat pendampingan pemberdayaan ekonomi bagi mustahik.

Semua relawan yang aktif di Baznas maupun yang sifatnya temporer, diharapkan dalam rangka Ramadan, tetap mendukung aktivitas Baznas dalam dakwah zakat.

Pada kesempatan ini, Founder Qurma, Hanno mengatakan, pihaknya ingin melibatkan relawan Baznas dalam meningkatkan perekonomian umat lewat program ‘Masjid Corner’.

Masjid Corner adalah sebuah program pembangunan ekonomi keumatan berbasis masjid, yang bekerja sama secara khusus dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI).

“Kami mengajak seluruh relawan Baznas untuk berkolaborasi dengan Masjid Corner,” ujar Hanno.

Bisnis Development Narobil, Heineman Achmad juga ingin melibatkan relawan Baznas menjadi Agent Narobil. Dalam kaitannya untuk ikut membantu memudahkan masyarakat melakukan transaksi keuangan, termasuk di dalamnya melaksanakan pembayaran kurban.

Menurutnya, dengan melibatkan relawan Baznas sebagai Agent Narobil, selain fokus utama mensyiarkan zakat dan melayani mustahik.

“Tentu kerja sama ini juga diharapkan dapat meningkatkan pemasukan para relawan,” imbuhnya.

Anwar Sugandi, salah satu relawan program Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) mengaku senang menjadi relawan Baznas. Karena dirinya selain memberikan pendampingan kepada para mustahik dalam memajukan usahanya, juga bisa mendapatkan ilmu pengetahuan seputar bisnis.

“Jadi relawan LPEM Baznas, alhamdulillah menambah wawasan saya terkait dunia usaha. Saat ini, saya sedang mendampingi tukang jamu di daerah Cipinang, Jakarta Timur,” ujar Anwar.

Taufik, salah satu relawan Baznas Tanggap Bencana (BTB) mengatakan, untuk menjadi seorang relawan itu, yang penting iklas.

“Kuncinya iklas untuk membantu sesama, karena manfaat zakat itu sangat dirasakan oleh masyarakat,” ujar Taufik.

Lihat juga...