42 Pohon Tumbang Akibat Hujan-Angin di Padang

Editor: Koko Triarko

PADANG – Hujan deras disertai angin kencang yang menerjang Kota Padang, Sumatra Barat, sejak Salasa (28/1) malam hingga Rabu (29/1) dini hari, mengakibatkan puluhan pohon tumbang di sejumlah lokasi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang melalui Kasi Kadaruratan dan Penanganan Bencana, Sutan Hendra, mengungkapkan hujan lebat mulai terjadi malam hari hingga dini hari tersebut mengakibatkan 42 pohon tumbang, dan hingga sore penanganan masih dilakukan.

Dikatakannya, dari jumlah itu, hingga pukul 09.30 WIB sebanyak 23 pohon sudah dilakukan pembersihan material, yang tersebar di sejumlah titik di Kota Padang. Sementara sisanya masih terus dilakukan penanganan oleh tim BPBD di lapangan.

Kasi Kedaruratan dan Penanganan Bencana, BPDB Padang, Sutan Hendra. –Dok: CDN

“Sebanyak 23 pohon tumbang mengakibatkan tiga rumah rusak, akses jalan terhambat. Selain itu, 12 pohon menutup akses jalan dan dua pohon munutup akses jalan dan menimpa jaringan listrik. Terakhir, satu pohon menimpa rumah dan menimpa jaringan listrik, dan satu pohon lagi menimpa kedai milik warga,” ujar Sutan Hendra, Rabu (29/1/2020).

Dijelaskannya, 23 pohon tumbang itu berada di enam kecamatan, yaitu Kecamatan Nanggalo, Kecamatan Padang Barat, Kecamatan Padang Timur, Padang Utara dan Kecamatan Koto Tangah serta Kecamatan Kuranji.

Lebih lanjut Sutan Hendra menyampaikan, tiga rumah warga yang tertimpa pohon, yaitu di Lapangan Air Matador Air Camar, Kecamatan Padang Timur, Jalan Dr. Moh Hatta, Kecamatan Kuranji dan Jalan Pasia, Kelurahan pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah.

Kemudian, satu pohon menimpa rumah dan kabel listrik, yaitu di Jalan Pasia, Kelurahan pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, dan satu lagi menimpa kedai warga di depan Jembatan Timbang Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah.

Selanjutnya, 16 pohon yang menghambat akses jalan, yaitu empat pohon di Kecamatan Naggalo, lima pohon di Kecamatan Padang Barat, tiga pohon di Kecamatan Padang Timur, dua pohon di Kecamatan Padang Utara, dua pohon di Kecamatan Koto Tangah.

Sedangkan dua pohon yang menghambat akses jalan dan menimpa jaringan listrik, yaitu di Belakang SMK Taruna, Kecamatan Padang Barat dan Komplek Cemara, Kelurahan Gurun Lawas, Kecamatan Nanggalo.

“Jadi, dari 23 pohon tersebut, 3 pohon timpa rumah warga, 1 pohon timpa rumah warga dan jaringan listrik, 1 pohon timpa kedai warga. Kemudian, 16 pohon menghambat akses jalan, 2 pohon menghambat akses jalan dan jaringan listrik,” jelasnya.

Sutan Hendra juga menyampaikan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Untuk penanggulangan, pihaknya menurunkan 27 petugas BPBD.

Sutan Hendra mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan di saat hujan dan angin kencang, agar tidak memarkirkan kendaraan dan berdiri di bawah pohon atau baliho, untuk menhindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Akhir-akhir ini memang cuaca lebih cenderung ekstrem, jadi masyarakat perlu tetap waspada. Terutama melintasi daerah perbukitan dan daerah yang memiliki banyak pepohonan,” sebutnya.

Lihat juga...