Kapolres Kebumen Gencar Sosialisasi Penerimaan Anggota Polri

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

KEBUMEN – Perekrutan calon anggota Polri segera dibuka tahun 2020 mendatang. Guna menjaring calon anggota Polri dari berbagai kalangan, Kapolres Kebumen, AKBP Rudy Cahya Kurniawan, gencar melakukan sosialisasi, mulai dari ke sekolah-sekolah setingkat SMA hingga ke pondok pesantren.

“Kita ingin mensosialisasikan penerimaan calon anggota Polri seluas mungkin dan yang ditekankan adalah, penerimaan calon anggota Polri itu gratis, tidak dipungut biaya seleksi berlangsung secara objektif,” jelas Kapolres, Kamis (31/10/2019).

Kapolres Kebumen, AKBP Rudy Cahya Kurniawan, saat mengajak para santri untuk ikut mendaftar dalam penerimaan calon anggota Polri, Kamis (31/10/2019) – Foto: Hermiana E. Effendi

Salah satu yang disasar Kapolres adalah kalangan pondok pesantren. Polres Kebumen bahkan mengumpulkan kalangan santri dari beberapa pondok pesantren di Kebumen dan menggelar acara khusus yang diberi tajuk ‘Polisi Sedulur Kiai Karo Santri’.

AKBP Rudy Cahya mengajak para santri di Kebumen untuk ikut mendaftarkan diri menjadi calon anggota Polri.

Menurutnya, santri merupakan aset bangsa yang sudah dibekali dengan akhlaq yang baik dan memiliki dasar ilmu agama yang kuat. Dan hal tersebut merupakan modal dasar yang sangat dibutuhkan oleh para calon anggota Polri.

“Di Kebumen sudah banyak pondok pesantren yang pendidikannya tingkat SMA, jadi kami berharap kepada para santri agar ikut mendaftarkan diri menjadi anggota Polri,” harap Kapolres.

Selain mengumpulkan kalangan pondok pesantren, Kapolres Kebumen juga beberapa kali mendatangi langsung sekolah-sekolah. Salah satunya adalah SMA Negeri 2 Kebumen.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres mengajak para siswa untuk ikut berpartisipasi mendaftarkan diri menjadi anggota Polri pada seleksi tahun 2020 mendatang. Dan pendaftaran maupun proses seleksi menjadi calon anggota Polri, semuanya gratis.

“Selagi masih ada waktu, kami mengajak para siswa untuk mempersiapkan diri dari awal, untuk mengikuti seleksi anggota Polri dan gratis,” terangnya.

Kapolres berpesan, jika ada anggota Polri atau oknum yang menjanjikan bisa meluluskan seleksi masuk anggota Polri dengan membayar sejumlah uang, ia meminta untuk melaporkan ke polisi. Sebab, hal tersebut sudah termasuk dalam tindak penipuan.

“Sekali lagi saya tegaskan, penerimaan calon anggota Polri semua gratis dan tidak ada unsur KKN,” pungkasnya.

Lihat juga...