Padamkan Karhutla, BNPB: 9172 Personel Telah Diterjunkan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan total 9172 Personel diterjunkan guna memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di sejumlah provinsi.

Masing-masing provinsi 1512 personel terdiri dari 1000 TNI, 200 Polri, 312 BPBD, OPD, dan masyarakat yang direkrut untuk membantu.

“Khusus  Riau ada tambahan 100 TNI untuk membantu pemadaman di area kilang minyak Dumai. Kekuatan heli cukup banyak guna pemadaman kebakaran hutan dan lahan yang masih terus terjadi,” kata Plt. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo di Jakarta, Jumat (13/9/2019).

Kekuatan heli water bombing di Riau kata Agus, di antaranya Helicopter Patroli PK DPM. PT. Dabi Air, Helicopter Bombing Bell 214 PJ PT. Dwiyasa Putra Prakarsa, Helicopter Bombing KAMOV RA31009 PT. Berkah Maju Sejahtera, Heli copter bombing SIKORSKY S61, PT. Abhimantrana Inggita Sembrani,

“Selain itu ada juga Helikopter bombing KAMOV PK IKR, PT. Transna Dirgantara Utama, Heli copter bombing M 171 PK BST, PT. Armada Anugrah Dirgantara, Heli copter bombing MI8 EY226, PT. Wisarada Sarana Aviasi. Kondisi semua Helikopter di Riau siap operasional,” ujarnya.

Sementara itu di Provinsi Jambi untuk memadamkan Karhutla, lanjut Agus telah diterjunkan Heli Patroli.
Jenis Airbuss A335F1, Reg: PK-RTM, PT Anugrah Armada Dirgantara, Heli Water Bombing Jenis: KAMOV KA 32C, Reg: RA.31034, PT. Berkah Maju Kondisi: Serviceable, Jenis: MI8-MTV1, Reg: EYE-225, PT. Wirasada Sarana Aviasi, Kondisi: Maintenance 100 Jam.

Untuk Sumatra Selatan sendiri water bombing disiapkan dengan jenis RDPL34230, RDPL34250, UP MI815, UR-CIO, RA22747 dan RA22583. Sedangkan untuk Patroli ada PK-DAM dan PK-SNN.

“Untuk Kalbar ada 7 Heli: 5 WB dan 2 Patroli. Sedangkan Kalteng dipusatkan di Palangka Raya ada Helikopter Patroli-serviceable, Helikopter water bombing sebanyak 3 unit, di antaranya Heli Type MI-17/ UR-APT maintenance (oli bocor), Heli Type MI-8 /REG. UR VBE serviceable dan Heli Type MI-8-MTV-1 / REG. UP-MI 852 jam terbang habis,” jelasnya.

Ditambahkan Agus, untuk wilayah Sampit-Kotim ada Heli WB sebanyak 2 unit yaitu: Heli Type MI-8-MTV-1 / REG. UP-MI 862 serviceable dan Heli Type MI-8-MTV-1 / REG. UP-MI 813 serviceable.

Sementara di Pangkalan Bun-Kobar ads Heli WB 1 unit dn Heli Patroli 1 unit, yaitu: Heli WB KAMOV Ka32C / REG. UR-CIQ serviceable dan Heli Patroli serviceable.

“Sedangkan untuk Kalsel ada Heli Patroli Jenis: Robinson R66  PT Bumame Utama Indonesia. Kondisi S, Heli Patroli Bell 407 / PK JCH, PT Volta Pasifik Aviasi, Kondisi S (verifikasi tim BNPB),” sebutnya.

Lihat juga...