Kini Makin Banyak Anak di Cilongok Bisa Sekolah PAUD

Editor: Koko Triarko

BANYUMAS – Suasana riang terlihat dari sudut ruangan kecil berukuran 3 x 3 meter persegi. Anak-anak terlihat antusias menyanyikan lagu menjelang jam kepulangan sekolah. Setelah itu, mereka berdoa bersama dan berbaris satu per satu keluar dari kelas.

Salah satu siswa, Fawais, terlihat berlari menuju ibunya yang sudah menjemput di depan kelas. Ia langsung bercerita tentang hal-hal yang baru dipelajarinya di sekolah, mulai dari lagu baru hingga doa baru. Sang ibu pun menanggapi cerita anaknya dengan tak kalah antusias, dan meminta Fawais untuk mengulang hafalan lagu dan doa di rumah.

“Melihat anak saya bersemangat sekolah, rasanya senang sekali, karena tidak semua anak-anak di desa ini bisa mengenyam pendidikan PAUD. Anak saya bisa sekolah di sini, berkat bantuan beasiswa dari Yayasan Damandiri,” kata Ibu Kasih Hati (43), salah satu orang tua siswa penerima beasiswa Yayasan Damandiri.

Orang tua siswa PAUD penerima beasiswa Yayasan Damandiri, Kasih Hati. -Foto: Hermiana E. Effendi

Ibu Kasih mengaku mempunyai lima orang anak dan semua masih usia sekolah. Sehingga, untuk menyekolahkan si bungsi Fawais, ia harus memutar otak. Namun, bersamaan dengan tahun ajaran baru kemarin, Kelompok Bermain Muslimat NU Misbachul Awwal, Desa Cilongok, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, mengumumkan kalau anak-anak yang bersekolah di PAUD tersebut akan mendapatkan beasiswa, sehingga tidak perlu membayar biaya apa pun.

Ibarat setetes air di musim kemarau, Ibu Kasih seperti mendapatkan jalan untuk menyekolahkan si bungsu. Meskipun tinggal di desa, namun Ibu Kasih mempunyai pemikiran yang maju soal pendidikan. Menurutnya, anak harus sedini mungkin diberikan bekal pendidikan.

“Banyak orang tua yang beranggapan, kalau pendidikan di PAUD hanya bermain saja. Memang tidak salah anggapan tersebut, tetapi jangan lupa, guru juga menyelipkan banyak pengetahuan sambil bermain, sehingga anak belajar melakukan kebiasaan baik, sopan-santun dan lain-lain. Bagaimana pun, pendidikan di PAUD itu penting,” tuturnya.

Ibu Kasih mengaku sangat bersyukur, beasiswa dari Yayasan Damandiri sangat membantu dan meringankan beban ekonomi keluarganya. Sehingga, setiap bulan ia tidak perlu mengeluarkan biaya pendidikan untuk si bungsu.

Ketua Koperasi Utama Sejahtera Mandiri, Riyan Hidayat, mengatakan, total ada 71 siswa PAUD dan TK yang mendapat beasiswa dari Yayasan Damandiri sejak tahun ajaran baru kemarin. Setiap anak mendapatkan bantuan Rp25.000 per  bulan dan langsung dibayarkan ke pihak sekolah.

“Alokasi beasiswa sebenarnya untuk anak PAUD, tetapi melihat kondisi di desa ini, masih banyak juga anak usia TK yang belum bersekolah, maka kita mengusulkan kepada yayasan untuk beasiswa siswa TK juga. Dan, alhamdulillah oleh Yayasan Damandiri disetujui, sehingga banyak anak usia TK yang juga terbantu di sini,” jelasnya.

Lihat juga...