Golang-Galing Khas Banyumas, Manis dan Legit-nya Menggoda

Editor: Mahadeva

PURWOKERTO – Memasuki Kecamatan Banyumas, khususnya di dekat Jembatan Sungai Serayu, deretan penjual golang-galing terlihat berjejer dengan tampilan dagangan yang menggoda. Aroma harum golang-galing membuat para pengendara harus menghentikan perjalanan sejenak, dan membeli meski hanya sebungkus.

Makanan yang bisa membuat perut kenyang tersebut, dikenal sebagai makanan khas dari Kecamatan Banyumas. Sekalipun penjual golang-galing bermunculan, namun konsumen tetap akan mencari golang-galing yang produksi asli Banyumas. “Kalau golang-galing buatan Banyumas itu, manisnya legit, asli manis dari gula jawa dan tidak pakai pemanis. Rasanya juga sangat khas, berbeda dengan golang-galing lainnya,” tutur salah satu penggemar golang-galing, Lina, Sabtu (28/9/2019).

Salah satu penjual golang-galing Banyumas, Ibu Titi Maryati, saat ditemui Cendana News, Sabtu (28/9/2019). (FOTO : Hermiana E.Effendi)

Salah satu penjual golang-galing Banyumas, Ibu Titi Maryati, mengatakan, dalam satu hari bisa menjual 400 buah golang-galing berukuran besar, dan 600 buah golang-galing kecil. Golang-galing besar dijual dengan Rp3.000 per-biji, sedangkan ukuran kecil Rp1.000 per-biji. “Saya berjualan mulai pagi pukul 07.00 WIB dan biasanya pukul 10.00 WIB sudah habis,” katanya.

Mengingat di daerah Banyumas sudah banyak penjual golang-galing, Ibu Titi memilih untuk ekspansi ke Kota Purwokerto. Ia berjualan di Pasar Wage Purwokerto, dengan menggunakan gerobak. Tak ada kios ataupun lapak, hanya gerobak yang diparkir di tepi jalan dan golang-galingnya laris manis.

Ibu Titi mengaku tidak khawatir dengan banyaknya penjual golang-galing yang bermunculan. Menurutnya, orang Banyumas pasti bisa membedakan golang-galing asli buatan Banyumas, dengan golang-galing dari luar Banyumas.

Dari tampilan sudah terlihat, golang-galing Banyumas bagian atasnya terdapat serpihan gula jawa kering yang berwarna coklat kehitaman. “Kita juga menggunakan tepung terigu pilihan untuk membuat golang-galing dan gula pasir serta gula jawa, jadi semua menggunakan bahan baku segar, tanpa bahan pengawet. Karena golang-galing produksi kita, setiap hari pasti habis, sehingga tidak perlu menggunakan pengawet,” tuturnya.

Jajanan khas Banyumas ini paling enak dinikmati dengan secangkir teh manis, saat pagi dan sore hari. Beberapa orang juga menjadikan golang-galing sebagai alternatif sarapan, karena hanya dengan makan golang-galing ukuran besar dua buah saja, perut sudah terasa kenyang.

Lihat juga...