Enam Lokasi SPBU di Wilayah 3T Diresmikan
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
BALIKPAPAN – Memasuki triwulan ketiga tahun 2019, enam Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berlokasi pada daerah terdepan, terluar dan terpencil (3T) di Kalimantan, hari ini (25/9/2019) diresmikan. Peresmian SPBU tersebut sekaligus meresmikan penerapan BBM 1 Harga.
Enam titik SPBU 3T yang diresmikan yaitu SPBU Kompak 66.794.001 Seponti, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat; SPBU Kompak 66.788003 Manis Mata, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat; SPBU Kompak 66.743003 Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah; SPBU Kompak 66.744004 Katingan tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah; SPBU Kompak 66.742002 Seruyan Tengah, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah; SPBU Kompak 65.772002 Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
Wakil Kepala SKK Migas, Fatar Yani Abdurrahman, mengatakan, secara nasional program akselerasi BBM satu Harga dari tahun 2017 sampai tahun 2019 akan dibangun 170 penyalur.
Pada tahun 2017, telah terbangun 57 penyalur BBM 1 Harga (54 penyalur oleh PT Pertamina dan 3 penyalur PT AKR ). Pada tahun 2018, telah dibangun 74 penyalur dengan rincian 68 penyalur oleh PT Pertamina dan 6 penyalur oleh PT AKR.
Sedangkan untuk tahun 2019, akan dibangun 39 penyalur dengan rincian 38 penyalur oleh PT Pertamina dan 1 penyalur oleh PT AKR.
“Seluruh rakyat merasakan harga yang sama, baik di kota-kota besar maupun di daerah 3T tadi. Ini kemajuan untuk dirasakan semua rakyat,” terangnya dalam peresmian SPBU di Terminal BBM Balikpapan.
Dirinya juga mengingatkan agar Pertamina dan BPH Migas memperhitungkan jumlah konsumsi BBM di daerah 3T agar stok yang disiapkan bisa menjaga stabilitas penyaluran.
“Kalau stok perlu sampai 5 hari, maka BBM yang diangkut ke sana jumlahnya untuk 5 hari ditambah lagi untuk beberapa hari. Sehingga ada lagi distribusi berikutnya guna menutupi stok yang sudah berkurang,” imbuhnya.
SKK Migas pun meminta agar pemerintah daerah dan DPRD setempat memberikan masukan untuk pengadaan BBM 1 Harga bagi daerah-daerah yang belum terjangkau.
Region Manager Comm, Rel & CSR Kalimantan, Heppy Wulansari, menjelaskan target dari tahun 2017-2019 terdapat 35 titik. Pada tahun 2019, terdapat 8 titik dan tinggal satu titik lagi yang dalam waktu dekat akan beroperasi, yaitu di Delang, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah.

Secara keseluruhan, persebaran SPBU 3T BBM 1 Harga di Kalimantan yaitu 6 titik di Kalimantan Timur, 8 titik di Kalimantan Utara, 2 titik di Kalimantan Selatan, 10 titik di Kalimantan Tengah, dan 9 titik di Kalimantan Barat.
“Beroperasinya SPBU BBM 1 Harga di Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara menjadikan Pertamina telah mencapai 157 titik dari target 160 titik di tahun 2019 secara nasional. Tiga titik yang sedang dalam masa progres berada di Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku,” katanya.
Ia menambahkan dalam merealiasikan penugasan ini membutuhkan perjuangan yang tidak mudah mengingat kondisi geografis yang menantang.
“Upaya perjuangan tim Pertamina melakukan survei transportasi BBM setelah titik ditetapkan, menggandeng investor lokal untuk bersedia menjadi mitra, pembangunan infrastruktur, hingga lembaga penyalur berupa SPBU siap beroperasi juga menjadi tantangan tersendiri,” tambah Heppy.
Peresmian SPBU dilaksanakan oleh Wakil Kepala SKK Migas, BPH Migas, Pejabat Fungsional Kementerian ESDM, Pjs General Manager MOR VI beserta manajemen, dan Pertamina Grup Kalimantan lainnya, serta perwakilan pejabat daerah dari masing-masing lokasi di mana SPBU itu berada.