Sumbar Berpotensi Raih Anugerah Pandu Negeri 2019
Redaktur: ME. Bijo Dirajo
PADANG — Tim penilai Indonesian Institute for Public Governance (IIPG) mendatangi Provinsi Sumatera Barat, untuk melakukan proses tahap 2 untuk mempersipakan Sumatera Barat meraih penghargaan Anugerah Pandu Negeri (APN) 2019. Sebelumnya pada tahap 1, Sumatera Barat dinyatakan lulus seleksi.
“Jadi untuk proses penilaian ada dua tahap, dari pemrosesan tahap 1 dari 548 pemerintah daerah yang dilakukan penilaian, terpilih hanya 135 pemerintah daerah terdiri dari 12 provinsi, 93 kabupaten dan 30 kota masuk pada penilaian tahap 2 sebagai nominasi karena memperoleh nilai tertinggi pada tahap 1,” kata Ketua IIPG Sigit Purnomo, Kamis (08/08/2019).
Dikatakannya, setelah melalui proses penjaringan dari tim IIPG, untuk daerah Pemprov Sumatera Barat diundang untuk mengikuti proses tahap 2, karena pada tahap 1 Sumatera Barat disebut mendapat nilai yang bagus.
“Masuknya Sumatera Barat ditahap 2 ini karena memperoleh nilai tertinggi sehingga masuk dalam nominasi penerima penghargaan Anugerah Pandu Negeri 2019,” ujarnya.
Ia menjelaskan Anugerah Pandu Negeri merupakan ajang pemberian penghargaan tahunan untuk pemerintah provinsi, kabupaten dan kota terbaik serta pemimpin yang inovatif yang telah berhasil melakukan terobosan dalam peningkatan pertumbuhan sosio-ekonomi melalui reformasi tata kelola yang amanah.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan daerahnya telah melalui penseleksian dari tim IIPG, dan telah melalui proses tahap 1 dan masuk ke dalam nominasi. Pada aspek tahap 2 ini, Pemprov Sumatera Barat akan mempersiapkan segala materi untuk penilaian aspek
“Jadi dari 15 bidang yang unggulan yang ditawarkan masukan daftar penilaian, kita diperbolehkan memilih 3 bidang untuk diajukan. Dari 3 bidang yang kita pilih itu indikator yang memang berdampak kepada masyarakat,” katanya.
Iran menyebutkan bidang atau program unggulan yang dipilih itu yakni, kesehatan masyarakat, pengembangan ekonomi bisnis dan pelayanan publik. Baginya, tiga pilihan tersebut, karena banyak inovasi yang telah dilakukan.
“Ya tiga poin itu banyak inovasi, contohnya dalam kesehatan masyarakat memiliki inovasi Basaba, lalu gerakan Sumatera Barat bersih, dan lainnya,” tutur Irwan.
Untuk diketahui dewan juri dan komite pengarah dalam penilaian penghargaan APN 2019 ini diantaranya, Prof Dr H. Boediono, Msc, Sigit Pramono, Prof Dr Ir Kuntoro Mangkusbroto, Msc, Erry Riyana Hardjapamekas, Mas Achmad Daniri, M.Ec, Ir Andi Ilham Said, MSOM, Phd.