Hidup Bersih dan Sehat, Tekan Kanker
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
DENPASAR – Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Denpasar, Selly Dharmawijaya Mantra, mengatakan, penyakit kanker adalah bagian dari penyakit tidak menular yang menjadi fokus perhatian pemerintah saat ini. Mengingat angka kesakitan dan kematian karena penyakit tersebut semakin meningkat. Sementara kesadaran masyarakat terhadap penyakit tersebut masih rendah.
Karena kanker menjadi salah satu penyakit yang paling ditakuti saat ini. Karenanya, kegiatan penilaian pelaksana terbaik Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP) Tingkat Kota Denpasar perlu dilakukan sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit kanker. Sehingga ke depan ada keterpaduan siswa, lingkungan guru dan orang tua dalam melakukan pola hidup sehat.
‘’Kami sangat mendukung dan menyambut baik sekolah-sekolah yang bersedia ikut serta dalam kegiatan ini. Melalui lomba ini kami harapkan bisa menjadi media untuk menyebarluaskan informasi kanker termasuk cara-cara pencegahannya kepada masyarakat khususnya di sekolah,’’ ujar Selly Dharmawijaya saat ditemui dalam penilaian langsung ke SMP Sapta Andika, Rabu (7/8/2019).
Selly Mantra menambahkan, insiden kanker terutama kanker serviks dan payudara sebenarnya dapat ditekan dengan melakukan upaya perilaku hidup bersih dan sehat. Selain itu, pencegahan kanker serviks juga dapat dilaksanakan dengan pemeriksaan Pap Smear ataupun IVA dan vaksinasi HPV (human papilloma virus). Sementara, pencegahan kanker payudara juga bisa dengan melakukan pemeriksaan payudara sendiri.
Sementara itu kata Rai Mantra, sebagai bentuk perhatian untuk menekan angka kesakitan dan kematian akibat kanker serviks, Pemerintah Kota Denpasar telah memberikan vaksinasi secara gratis kepada siswa tahun 2018 dan vaksinasi HPV (Human Papilloma Virus) kepada siswa SD kelas V sehingga program penanggulangan kanker ini menjadi paripurna.
Sedangkan untuk yang mengikuti kegiatan penanggulangan kanker terpadu paripurna tingkat Kota Denpasar tahun 2019 merupakan duta dari kecamatan. Antara lain Duta Kecamatan Denpasar barat yakni SDN 12 Dauh Puri dan SMP Sapta Andika, Duta Kecamatan Denpasar Timur yakni SDN 14 Dangin Puri dan SMP Regents School, Duta Kecamatan Denpasar Utara yakni SDN 2 Dangin Puri dan SMPN 12 Denpasar dan Duta Kecamatan Denpasar Selatan yakni SDN 13 Sesetan dan SMP Ganesha.
“Masing-masing tingkatan akan dievaluasi dan ditetapkan juara I-III. Untuk juara I akan mewakili Kota Denpasar maju lomba ke tingkat Provinsi Bali,’’ imbuhnya.
Sementara itu, Camat Denpasar Barat, AA Ngurah Made Wijaya mengatakan, dengan dipilihnya SMP Sapta Andika sebagai duta Kecamatan Denpasar Barat pihaknya berharap agar memberikan imbas yang luar biasa kepada para guru, keluarga dan lingkungan sekolahnya. Serta imbas kepada sekolah yang ada di sekitar wilayah SMP Sapta Andika.
Menurutnya di SMP Sapta Andika kepedulian dalam mengatasi kanker telah diterapkan. Untuk itu pihaknya memilih sekolah ini sebagai Duta Kecamatan Denpasar Barat.
”Dengan mengikuti lomba ini kami berharap memberikan imbas kepada siswa tentang pencegahan sakit kanker khususnya dalam meningkatkan derajat kesehatan para siswa, guru, keluarga dan lingkungan sekitar sekolah. Selain itu kami harapkan kegiatan ini tidak hanya dilakukan saat lomba namun berlanjutan baik pembinaan, penyuluhan dan simulasi-simulasi yang dilakukan sekolah itu sendiri,’’ ungkapnya.
Kepala Sekolah SMP Sapta Andika, Wayan Sutarjana mengaku, bersyukur bisa menjadi Duta Kecamatan Denpasar Barat dalam lomba PKTP ini. Persiapan yang dilakukan untuk mengikuti lomba ini pihaknya telah mendapatkan pembinaan dari Tim Penilai Kecamatan. Sedangkan untuk mengatasi dan menekan terjadinya kanker pihaknya menekankan kepada siswa para guru dan lingkungan yang ada di sekolah agar berperilaku hidup sehat.
“Begitu juga kami meminta pihak kantin untuk menyediakan makan-makanan bersih dan bebas dari pengawet,” tandas Wayan Sutarjana.