Pemda Telusuri Asal Usul Sampah Batubara di Pesisir Teluk Balikpapan

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

BALIKPAPAN — Dinas Lingkungan Hidup tengah menelusuri asal sampah batubara yang ada di Pesisir Teluk Balikpapan, belum lama ini. Saat ini bongkahan tersebut telah dibersihkan oleh dinas terkait.

Wakil Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud. Foto: Ferry Cahyanti

Wakil Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud mengungkapkan upaya yang dilakukan pemerintah yaitu mencari asal bongkahan-bongkahan tersebut. Karena sejak awal, pihaknya memiliki komitmen untuk melarang adanya aktivitas pertambangan di kota bertajuk Madinatul Iman ini.

“Kami sudah meminta kepada DLH untuk menelusuri asal  usul itu batubara. Kalau itu karungan dari mana,” ucapnya.

Menurutnya, apabila ditemukan indikasi dari pengusaha yang ada di Balikpapan tentunya pihak pemerintah kota akan mengambil tindakkan yang tegas dan keras.

“Kita juga merasa heran, jika bongkahan batubara itu berasal dari aktivitas bongkar muat di areal beberapa mil dari Teluk Balikpapan. Karena harusnya batubara tersebut tenggelam,” bilang Rahmad Mas’ud, Rabu (31/7/2019).

Teluk Balikpapan diakuinya selama ini menjadi jalur yang padat dilalui ponton-pontong yang mengangkut batubara maupun minyak. Seperti diketahui, Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan telah mengumpulkan bongkahan-bongkahan batubara di pesisir Pantai Teluk Balikpapan hingga 1,3 ton.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Balikpapan Suryanto menambahkan telah mengirimkan surat kepada Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral Kaltim karena hanya pemprov yang bisa menegur perusahaan tersebut.

“Dalam surat itu kami membuat surat edaran, agar perusahaan pengangkut di perairan lebih berhati-hati,” imbuhnya.

Lihat juga...