Nilai Tukar Petani NTB di Juni 2019 Tertinggi di Indonesia
Editor: Mahadeva
MATARAM – Selama Juni 2019, Nusa Tenggara Barat menjadi provinsi, dengan Nilai Tukar Petani (NTP) paling tinggi di Indonesia.
“Dari 33 Provinsi yang ada, NTB termasuk Provinsi mengalami peningkatan NTP paling tinggi dari 13 provinsi yang mengalami peningkatan NTP, sedangkan 20 provinsi diantaranya mengalami penurunan” kata Kabid Statistik Distribusi BPS NTB, Lalu. Putradi, Senin (1/7/2019).
Secara gabungan, NTP di NTB sebesar 110,82 persen, yang berarti NTP Juni 2019 mengalami peningkatan 1,43 persen. Peningkatan diperoleh bila dibandingkan dengan kondisi di Mei 2019 dengan NTP 109,26 persen. Untuk Juni 2019, hampir sebagian besar Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) di NTB bernilai di atas 100. Kecuali untuk subsektor hortikultura yang hanya sebesar 91,09 persen.
“Dengan NTP tertinggi disumbangkan sektor Peternakan sebesar 128,83 persen, tanaman pangan 115,68 persen, hortikultura 81,95 persen, tanaman perkebunan rakyat 93,47 persen, petani Perikanan 109,40 persen” jelasnya.
NTP perikanan dirinci menjadi NTP perikanan tangkap sebesar 119,32 persen, NTP perikanan budi daya sebesar 93,40 persen. Meski demikian di Juni 2019 ini, terjadi inflasi di daerah pedesaan sebesar 0,18 persen. Inflasi disebabkan terjadinya peningkatan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di semua kelompok pengeluaran. Antara lain, kelompok sandang 0,32 persen, kelompok makanan jadi 0,30 persen, kelompok kesehatan 0,26 persen.
“Peningkatan IKRT juga terjadi pada kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga sebesar 0,26 persen, kelompok bahan makanan sebesar 0,15 persen, kelompok Perumahan sebesar 0,12 persen, dan kelompok transportasi dan komunikasi sebesar 0,01 persen,” rincinya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian NTB, Husnul Fauzi, optimistis NTP akan terus mengalami peningkatan. Di 2019 peningkatanakan dialami tanaman tembakau. Peningkatannya diklaim, bisa mendongkrak pendapatan petani. Keyakinan tersebut didasarkan pada kontribusi tanaman tembakau, yang selama ini cukup besar bagi peningkatan ekonomi masyarakat, maupun kontribusinya peningkatan ekonomi NTB.