PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memfokuskan untuk meningkatkan kemampuan siswa-siswa sekolah menengah kejuruan, agar mereka setelah lulus sekolah mampu bersaing di dunia global.
“Kita harus mutlak membantu sekolah menyiapkan sarana dan prasarana agar siswa dapat melakukan praktik belajar dengan baik dan benar,” kata Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman Djohan, saat berkunjung ke SMKN 04 Kelautan dan Perikanan di Pangkalpinang, Senin.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia guru-guru SMKN di provinsi penghasil bijih timah nomor dua terbesar dunia tersebut.
“Sekarang kami sudah mengirim guru-guru SMK dan SMA ini ke berbagai perguruan tinggi, seperti ITB dan UNY untuk memperkuat guru dalam mengajar siswa di sekolah,” ujarnya.
Ia mengatakan dalam meningkatkan mutu dan kualitas kemampuan siswa SMK ini, pemerintah provinsi telah mengubah kebijakan sistem belajar sekolah kejuruan ini, yaitu 50 persen praktik dan 50 persen teori.
“Kami sudah bekerja sama dengan mitra-mitra kerja pemerintah provinsi, agar mereka betul-betul menerima siswa dalam praktik belajar,” katanya.
Ia meyakini dengan upaya ini lulusan SMK akan lebih berkualitas dan berdaya saing dengan tenaga kerja di dunia internasional.
“Saya yakin dengan sistem belajar 50 persen praktik dan 50 persen teori, lulusan SMK ini dapat siap bekerja,” katanya.
Pada hari pertama masuk sekolah tersebut, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung didampingi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Babel M Soleh mengunjungi SMKN 04 Kelautan dan Perikanan, SMKN 05 Pariwisata, SMKN 01, SMAN 02 Pangkalpinang dan dilanjutkan SMKN 01 Pangkalan Baru Kabupaten Bangka Tengah. (Ant)