80 Perusahaan di Balikpapan Buka Lowongan Kerja
Redaktur: ME. Bijo Dirajo
BALIKPAPAN — Sedikitnya 80 Perusahaan di Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur membuka lowongan dalam Bursa Kerja atau Job Market Fair (JMF) yang diselenggarakan Pemerintah Kota selama dua hari, 29-30 Juli. Dari 80 perusahaan tersebut ribuan pekerja dibutuhkan untuk sejumlah lowongan yang tersedia.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Balikpapan, Tirta Dewi mengungkapkan dalam JMF yang dibuka ini, ada 90 jabatan tersedia dengan 1.013 pekerja yang dibutuhkan.
“Alhamdulillah 80 perusahaan yang berpartisipasi dengan 90 jabatan dan 1.013 pekerja dibutuhkan. Meskipun ekonomi kita belum stabil, tapi ada banyak perusahaan yang ikut,” terangnya saat ditemui di Balikpapan, Senin (29/7/2019).
Menurutnya, jumlah pekerja yang dibutuhkan pada tahun ini lebih sedikit apabila dibandingkan dengan 2018. Dimana pada tahun lalu, sebanyak 1.600 –an orang.
“Tahun ini hanya 1.013, tetapi cukup menggembirakan karena masih ada lowongan. Antusias perusahaan tidak surut,” jelasnya.
Dari perusahaan yang ikut pada JMF didominasi oleh sekto perdagangan dan perhotelan yang berjumlah 36 dari 86 perusahaan. “Dunia perdagangan dan perhotelan masih mendominasi luar biasa ada 36. Yang lainnya perusahaan support tambang, finance, jasa keuangan, dan transportasi. Semua perusahaan ada disini.,” tambahnya.
Tirta Dewi memaparkan jumlah pekerja yang dibutuhkan mayoritas pendidikan SMA kemudian disusul pendidikan Diploma.
Iapun menyarankan kepada pekerja untuk mencari pekerjaan atau lowongan sesuai kemampuan dan kualitas dari SDM sehingga perusahaan bisa langsung menerima.
“Carilah pekerjaan sesuai dengan kemampuan dan latar belakang pendidikan, jangan ikut-ikutan dengan melihat gajinya. Pertambangan sangat diminati dan proyek RDMP kini berjalan juga diminati pekerja,” pungkasnya.
Dia menambahkan JMF menjadi ajang mempertemukan pekerja dengan perusahaan. Bahkan perusahaan bisa langsung interview dengan pencari kerja sesuai dengan kebutuhan lowongan yang tersedia.
“JMF kali ini mempertemukan pekerja dengan perusahaan dengan latar belakang pendidikan,” ujar Tirta Dewi.
Salah Seorang pencari kerja, Sarah mengatakan pada JMF kali ini menjadi pengalaman pertama kali karena baru lulus SMA.
“Rencananya kerja dulu, kemudian tahun depan kuliah. Jadi saya lamar sesuai dengan latar pendidikan saya aja,” tukasnya.