Sumba ‘Diserang’ Belalang Kumbara, Distan NTT Kirim Tim Pantau

KUPANG — Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur telah mengirimkan tim untuk memantau secara langsung serangan hama belalang Kumbara di Sumba Timur.

“Kami sudah kirim tim ke sana, pasca-mendengar ada informasi soal serangan hama belalang kumbara itu,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT Miqdont Abolla di Kupang, Kamis (27/6/2019).

Hal ini disampaikannya berkaitan dengan peran dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT dalam menanggapi serangan hama belalang Kumbara yang setiap tahun selalu menyerang Pulau Sumba.

Ia mengatakan tim yang dikirim ke Sumba Timur untuk berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Sumba Timur guna melakukan pengendalian atas hama belalang tersebut.

“Tak hanya itu, kami juga sertakan dengan mengirim obat-obatan yang diperlukan untuk memberantas hama belalang tersebut,” tutur dia.

Dari laporan yang ia terima, hama belalang itu memang belum menyerang area pertanian milik masyarakat sekitar.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumba Timur Johanis Hiwa Wunu saat dihubungi dari Kupang juga mengakui bahwa hama belalang saat ini masih berada di padang pengembalaan.

“Saat ini kami belum bisa lakukan apa-apa.Kami bisa memantau pergerakan dan pengembangbiakan, karena ribuan hama itu masih berada di padang pengembalaan,” tutur dia.

Saat ditanya mengapa tak diberantas saja hama belalang saat berada di padang, kata dia, hal itu akan membutuhkan biaya dan tenaga yang besar.

“Tetapi kalau sudah masuk ke area pertanian kami akan langsung tangani,” kata dia. [Ant]

Lihat juga...