Tol Sumatera Dorong Peningkatan Pariwisata Lamsel
Editor: Mahadeva
LAMPUNG – Operasional jalan tol trans Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar-Palembang, berdampak positif bagi Lampung Selatan.

Keberadaanya, mendorong peluang pengembangan ekonomi bidang pariwisata. Mulyadi Saleh, Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan (Ekobang) Pemkab Lampung Selatan (Lamsel) menyebut, semenjak tol Sumatera beroperasi akses transportasi di daerahnya semakin lancar. Dampaknya, distribusi barang dan jasa transportasi masyarakat semakin lancar.
Salah satu dampak positifnya adalah, waktu tempuh Palembang, Sumatera Selatan dan Lampung yang biasanya 12 jam. Semenjak ada jalan tol waktu tempuh dipangkas menjadi delapan jam. Efesiensi waktu tersebut, berimbas kepada aktivitas wisata di Lampung. Wisatawan asal Sumatera Selatan menjadi tertarik mengunjungi Lampung.
Mulyadi Saleh menyebut, pariwisata bahari, tirta pegunungan, pariwisata budaya dan sejarah di daerahnya harus mulai dibenahi. Saat ini akses ke Lampung dari Sumatera Selatan, Jakarta dan Banten sudah semakin terjangkau dengan ceppat dari Pelabuhan Bakauheni.
Keberadaan dermaga eksekutif Bakauheni akan mempercepat waktu tempuh dari semula tiga jam kini hanya 1,5 jam. “Waktu tempuh yang singkat mendorong minat masyarakat terutama wisatawan berkunjung ke Lampung Selatan semakin tinggi karena potensi wisata yang cukup beragam sekaligus sejumlah fasilitas memadai,” terang Mulyadi Saleh saat dikonfirmasi Cendana News, Minggu (26/5/2019).

Exit tol Natar, Kotabaru, Lematang, Sidomulyo, Kalianda dan Bakauheni disebut Mulyadi, mendukung akses ke objek wisata. Dan pelaku pariwisata sudah bekerjasama dengan penyedia aplikasi resevasi hotel dan homestay. “Selain peluang ditangkap pelaku usaha perhotelan, pelaku usaha pariwisata berbasis masyarakat melalui kelompok sadar wisata juga mulai berbenah untuk menggaet minat wisatawan,” beber Mulyadi.
Sejumlah destinasi wisata yang bisa menjadi alternatif berlibur diantaranya Menara Siger, Pulau Mengkudu, Pantai Kalianda dan Pantai Rajabasa. Keberadaan jalan tol berimbas mudahnya transportasi diakui Kadek, pengurus Perusahaan Otobus (PO) di Bakauheni. Akses menuju ke objek wisata di Kabupaten Pesawaran saat ini lebih cepat dicapai via tol.
Objek wisata Pulau Pahawang, diminati wisatawan dari Jakarta dan Banten karena kini lebih mudah dicapai. Pada akhir pekan banyak bus dan travel yang disewa wisatawan secara rombongan datang ke lokasi tersebut. “Dampak positif bagi pengusaha transportasi tentunya adanya pesanan perjalanan ke objek wisata dengan tarif lebih ekonomis,” tandas Kadek.