Pemkab Sikka Tahun Ini Perbaiki 104 Bangunan Sekolah
Editor: Koko Triarko
MAUMERE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sikka, melakukan perbaikan terhadap ruang kelas dan bangunan di 104 sekolah dasar (SD) atau sederajat, dan manengah pertama (SMP) atau sederajat.
“Tahun 2019 ini memang ada rehab, baik dari Dana Alokasi Umum (DAU) maupun Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap 50 SD atau sederajat dan 54 SMP atau sederajat,” kata Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olah Raga (PKO) Kabupaten Sikka, Yosef Benyamin, Kamis (30/5/2019).
Menurut Yosef, pengerjaan rehab tersebut akan diserahkan kepada pihak sekolah sebagai penanggungjawab.Pihak sekolah akan mengelola dananya dan mengontrol segala proses pengerjaan agar sesuai spesifikasinya.
“Selain rehab ruang kelas dan bangunan, juga ada paket pengadaan mebeler atau meja dan kursi untuk sekolah. Paket bantuan ini untuk jenjang pendidikan mulai dari TK/PAUD hingga SMP,” ungkapnya.

Mebeler untuk TK/PAUD, tambah Yosef, diperuntukkan bagi 3 sekolah, semantara untuk SD sebanyak 22 sekolah. Selain itu, mebeler untuk SMP atau sederajat khusus untuk guru sebanyak 3 sekolah dan untuk siswa sebanyak 5 sekolah.
“Juga ada bantuan mebeler untuk siswa SD Negeri sebanyak 35 sekolah dan SMP Negeri sebanyak 8 sekolah. Juga ada paket bantuan lainnya serta pembangunan ruang kelas dan gedung baru,” tuturnya.
Dari paket pembangunan gedung dan ruang kelas, kata Yosef, sebanyak 12 paket sudah dilelang, sementara satu paket masih belum lelang.
Paket yang belum lelang tersebut berada di kecamatan Palue, pulau Palue, karena lokasi tanahnya masih mengalami kendala.
“Kita berharap, agar segala pengerjaan pengadaan barang maupun pembangunan untuk sekolah-sekolah tersebut bisa berjalan dengan baik dan selesai tepat waktu.Termasuk pembangunan 3 ruang kelas baru bagi SMPN3 Waigete, yang juga akan dibangun tahun ini dan sudah dilelang.
Kepala sekolah SMPN 3 Waigete Aleksius Susar mengakui,pihaknya sudah mendapatkan kepastian dari Dinas PKO Sikka, bahwa pembangunan 3 ruang kelas untuk sekolahnya akan dilakukan tahun 2019.
“Pihak konsultan perencana pun bersama dengan Plt. Kadis PKO Sikka telah turun ke sekolah kami, dan melakukan pengukuran. Kita berharap, agar pembangunannya bisa selesai dan digunakan saat tahun ajaran baru nanti di bulan Juli,” ungkapnya.
Aleksius juga mengucapkan terima aksih atas bantuan dana dari para donatur lainnya, melalui donasi yang dibuka awak media di website. Pihaknya pun bersyukur dengan adanya pemberitaan dari media, semua pihak bisa membantu.
“Setelah diberitakan media, pemerintah pun langsung turun tangan dan banyak orang yang memberikan sumbangan ke sekolah kami. Bahkan, ada yang dari Jakarta menyumbang kapur tulis setelah mengetahui sekolah kami kesulitan membeli kapur tulis,” tuturnya.