Warga Dusun Terpencil di Kampung Laut Miliki Minat Baca Tinggi

Editor: Koko Triarko

CILACAP – Meskipun letaknya terpencil dan harus menyeberangi Segara Anakan atau anak sungai, dengan naik perahu hingga 3 jam, namun warga Desa Kleces, Kecamatan Kampung Laut, ternyata memiliki budaya membaca yang cukup baik. Desa ini juga memiliki perpustakaan dengan koleksi ribuan buku.

Perpustakaan tersebut diberi nama Kuncup Mekar. Bangunannya hanya satu ruangan yang tidak begitu luas, dan masih beralaskan tikar. Ada tiga rak buku sederhana, namun penuh dengan berbagai macam buku bacaan.

“Sebagian buku sedang dipinjam oleh anak-anak sekolah dan ibu-ibu. Warga desa ini sering datang ke perpustakaan untuk meminjam buku, kalau anak-anak suka pinjam buku cerita atau buku penunjang pelajaran, dan kalau ibu-ibu suka pinjam buku-buku resep masakan dan berbagai keterampilan membuat kerajinan,” kata Kepala Perpustakaan Kuncup Mekar, Yuli Kurniati, Kamis (11/4/2019).

Kepala BI Purwokerto, Agus Chusaini. -Foto: Hermiana E. Effendi

Perpustakaan ini sudah berdiri sejak 2012, dan sampai saat ini bangunannya masih sangat sederhana. Bahkan, anak-anak atau warga sekitar yang datang dan membaca buku di perpustakaan harus lesehan atau duduk di atas tikar, karena kursi yang dimiliki perpustakaan sangat sedikit.

Menurut Yuli, tahun ini perpustakaan mendapat bantuan dari dana desa, namun jumlahnya tidak seberapa dan harus dibagi untuk menambah koleksi buku dan sebagian untuk renovasi ruangan.

“Kalau koleksi buku, kita banyak mendapat sumbangan dari luar, sehingga koleksi buku di sini sampai ribuan. Kalau dari dana desa tahun ini, hanya bisa untuk menambah koleksi buku sekitar 100 buah, karena harus dibagi untuk memperbaiki ruangan,” terangnya.

Sementara itu, Bank Indonesia (BI) Purwokerto dalam kunjungannya ke Kampung Laut juga memberikan sumbangan buku untuk Perpustakaan Kuncup Mekar.

Kepala BI Purwokerto, Agus Chusaini mengatakan, perpustakaan merupakan salah satu bidang yang sangat diperhatikan dan mendapatkan prioritas dalam program sosial BI. Pada kesempatan tersebut, BI memberikan bantuan buku bacaan sebanyak 150 dan rak buku baru.

“Ada 150 buku bacaan yang diberikan BI, kalau jenis bukunya kita sesuaikan dengan kebutuhan perpustakaan. Di Kampung Laut ini, berdasarkan informasi yang masuk ke kita, ibu-ibunya juga suka membaca, karena itu sebagian kita berikan buku resep masakan, ada juga buku cerita untuk anak dan lain-lain,” kata Agus.

Agus menegaskan, BI berkomitmen untuk ikut mengembangkan perpustakaan di seluruh pelosok, sehingga setiap tahunnya akan ada bantuan untuk pengembangan perpustakaan.

Perpustakaan Kuncup Mekar Kampung Laut ini juga terpilih untuk mendapatkan bantuan, karena selain berada di lokasi terpencil dan minat baca masyarakatnya tinggi, dalam hal administrasi pengelolaan perpustakaan, Kuncup Mekar meraih juara II di tingkat Kabupaten Cilacap. Prestasi tersebut membuktikan, bahwa pengelolaan perpustakaan dilakukan dengan baik.

Lihat juga...