MATARAM – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer di Nusa Tenggara Barat bisa berlangsung jujur dan berkualitas. Harapan tersebut disampaikan Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah, ketika memantau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), di sejumlah SMA Negeri di Kota Mataram, Kamis (4/4/2019).
Wagub menilai, pelaksanaan Ujian Nasional (UN) yang jujur dan berkualitas, akan melahirkan pribadi yang baik dan berintegritas. Khusus untuk Panitia UNBK, diharapkan dapat mengantisipasi permasalahan teknis yang berpotensi terjadi. Beberapa diantaranya, pasokan listrik dan jaringan internet agar tidak terganggu. “Jangan sampai karena masalah teknis, konsentrasi siswa terganggu, sehingga mereka dapat melaksanakan ujian dengan sebaik-baiknya,” harapnya.
Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Mataram, Sahnan, mengungkapkan, pelaksanaan UNBK di sekolah yang dipimpinya berjalan lancar. Tidak ada ada persoalan yang menghambat. Dihari kedua, server soal dari pusat sempat berjalan agak lambat. Namun, setelah sekira 15 menit, proses berjalan dengan lancar seperti biasa, tanpa ada kendala berarti.
“Seluruh peserta UNBK berjumlah 591 peserta terbagi di enam ruang ujian, dengan pengawas 48 orang yang disilang antar SMA. Harapan kami, nilai semuanya maksimal, dan bisa lulus semua,” tutupnya.