Plunyon Kalikuning, Obyek Wisata di Lereng Merapi yang Mencoba Bangkit Kembali

Editor: Mahadeva

YOGYAKARTA – Kawasan lereng selatan Gunung Merapi memang dikenal memiliki banyak potensi wisata alam yang menarik untuk dikunjungi.

Dari sekian banyak potensi yang ada, salah satunya adalah Kalikuning dengan jembatan fenomenalnya yang biasa disebut jembatan Plunyon.  Beberapa dekade silam, kawasan Wisata Kali Kuning atau juga dikenal dengan Plunyon, yang terletak di Desa Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, merupakan kawasan wisata yang sangat terkenal.

Banyak wisatawan yang berkunjung ke lokasi tersebut, sekedar untuk melancong, sembari bersantai menikmati panorama serta suasana yang ada. Namun semenjak erupsi Gunung Merapi di 2006 dan 2010, kawasan Kali Kuning yang masuk dalam Kawasan Rawan Bencana (KRB), terkena dampaknya. Lahar dingin dan awan panas menerjang kawasan Plunyon, sehingga banyak pepohonan di kawasan tersebut ludes terbakar. Sejak saat itulah kawasan wisata ini nampak mulai meredup.

Namun beberapa tahun belakangan, kawasan wisata Kalikuning nampak mulai kembali bergeliat. Sejumlah sarana pendukung seperti kamar mandi, gazebo hingga wahana permainan dibangun oleh warga setempat. Wisatawan-pun mulai kembali banyak berdatangan, seiring mulai tumbuhnya pepohonan rindang di kawasan bantaran sungai yang berhulu di lereng Merapi tersebut.

Selain menikmati suasana sejuk khas pengugunan, di kawasan wisata ini pengunjung bisa menikmati panorama pemandangan gunung Merapi dari kejauhan. Pengunjung juga dapat bermain-main sembari bersantai di wahana permainan berupa jembatan gantung yang dibangun warga, sambil melihat air terjun bertingkat yang ada di DAM Kalikuning.

Jembatan fenomenal bernyama Plunyon, nampak masih kokoh berdiri meski sempat terkena dampak erupsi Merapi. Jembatan tersebut, menjadi spot favorit pengunjung untuk berfoto. Jika ingin menikmati segarnya air pegunungan, pengunjung juga bisa mandi di aliran sungai Kalikuning yang jernih dan bening, yang berasal dari tuk Umbul Wadon.

Salah seorang pengunjung Aji di atas Jembatab Plunyon – Foto : Jatmika H Kusmargana

“Saat ini sudah mulai ramai kembali. Saat akhir pekan banyak pengunjung datang, mulai dari pesepeda hingga orang biasa. Untuk tiket masuk kita patok Rp10 ribu per orang. Untuk perawatan dan pengembangan,” kata salah seorang penjaga kawasan wisata Kalikuning.

Seorang pengunjung, Aji asal Bantul, mengaku baru pertama kali datang ke lokasi wisata tersebut. Dia mengaku menikmati berwisata di kawasan itu, karena suasananya yang masih sejuk dan asri. Diharapkan, wisata di tempat tersebut kembali dikembangkan, agar tidak kalah dengan lokasi-lokasi wisata baru yang banyak bermunculan di sekitar kawasan lereng gunung Merapi.

“Pemandangannya bagus. Udaranya juga sejuk dan masih sangat asri. Mungkin agar lebih bagus ditambah beberapa sarana pendukung lagi, seperti misalnya gazebo diperbanyak. Atau ditambah wahana permainan lagi, seperti flying fox. Sehingga makin ramai,” tandasnya.

Lihat juga...