Keluarga Besar TMII Ziarah ke Makam Ibu Tien Soeharto

Editor: Mahadeva

SOLO – Jajaran direksi dan karyawan Taman Mini Indonesia Indah berkunjung ke nDalem Kalitan, Solo, Jawa Tengah, Senin (1/3/2019).

Acara yang dilanjutkan dengan ziarah ke makam Ibu Tien Soeharto dan Presiden kedua RI, Jenderal Besar HM Soeharto tersebut, dalam rangka menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-44 Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang jatuh pada 20 April 2019 mendatang. Jajaran manajemen TMII yang berada di bawah naungan Yayasan Harapan Kita (YHK), berziarah untuk mengenang Ibu Tien dan Pak Harto, yang telah berjasa membangun TMII.

Direktur Utama TMII, Tanribali Lamo. Foto: Sri Sugiarti.

Direktur Utama TMII, Tanribali Lamo, mengatakan, Ibu Tien Soeharto dan Pak Harto, merupakan sosok yang memiliki andil dan jasa besar dalam pembangunan TMII. “Ibu Tien dan Pak Harto, pemikirannya jauh ke depan membangun TMII. Wahana ini sebagai pelestarian budaya dan alat pemersatu bangsa,” kata Tanri kepada Cendana News di nDalam Kalitan, Solo, Jawa Tengah, Senin (1/4/2019).

Dengan berkunjungan ke Ndalem Kalitan, Tanri berharap seluruh karyawan TMII dapat melihat lebih dekat kiprah tokoh pejuang pemersatu bangsa tersebut. “Semua ini tidak terlepas dari perjuangan dan ide cemerlang Ibu Tien. Maka kegiatan ini untuk mengenang jasa-jasa Ibu Tien,” ujarnya.

Ketua Umum HUT ke 44 TMII, Eri Subada. Foto : Sri Sugiarti.

Harapannya, karyawan TMII dapat melanjutkan cita-cita Ibu Tien, untuk mempersatukan seluruh elemen bangsa dalam bingkai kebhinekaan.

Ketua Umum HUT ke 44 TMII, Eri Subada, menambahkan, kegiatan ziarah dan napak tilas dilakukan rutin setiap tahun. Kegiatan ini mengawali rangkaian Pekan Peringatan HUT ke 44 TMII. “Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi ke depan dalam pengembangan TMII,” ujar Eri.

Adapun tema HUT ke-44 TMII adalah, Taman Mini Indonesia Indah Merupakan Rumah Budaya Bangsa sebagai Wujud Bhineka Tunggal Ika. Selain diikuti pengurus YHK, dan direksi TMII, rombongan juga berasal dari dewan kehormatan, dewan komisaris, dewan pembina, koordinator dan manajer, dan BPP TMII. Juga perwakilan anjungan daerah, perwakilan unit museum, perwakilan pemadam kebakaran, media, Pos Pol TMII, dan unit usaha atau pedagang. “Jumlah peserta napak tilas ada 79 orang,” tutup Eri.

Lihat juga...