Gubernur DKI: Hari OTDA Ingatkan Tujuan Bernegara
Editor: Koko Triarko
JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengimbau seluruh jajarannya untuk selalu meningkatkan kualitas pelayanan publik, dengan memanfaatkan ruang otonomi daerah sebagai wujud pelaksanaan reformasi birokrasi.
“Hari otonomi daerah, tadi saya membacakan sambutan dari menteri dalam negeri. Pesannya adalah peningkatan kualitas manusia yang lebih baik, dan penyelenggaraan otonomi daerah yang kreatif dan inovatif. Ini pesan yang baik dan kesempatan bagi seluruh jajaran untuk memanfaatkan ruang otonomi daerah di seluruh Indonesia, agar masyarakat bisa mendapatkan manfaat lebih besar dari kehadiran pemerintah,” kata Anies, usai membacakan amanat Mendagri Tjahjo Kumolo, di Lapangan Silang Monas Sisi Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (25/4/2019).
Selain itu, Anies menyampaikan, kepada seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta, bahwa upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda), merupakan pengingat kepada semua pihak yang bekerja di pemerintahan, supaya semua hal yang menjadi tujuan bernegara terlaksana di setiap daerah.
“Setiap kali upacara, kita selalu diingatkan tentang pembukaan UUD 1945. Di dalam pembukaan itu dikatakan eksplisit, mengapa kita memilih merdeka, karena kita ingin bisa memiliki pemerintahan yang pemerintahannya bisa melindungi, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan dan bisa terlibat dalam berbagai urusan dunia,” imbuhnya.
Sebab, muara dari pelaksanaan otonomi daerah adalah terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan, serta partisipasi aktif masyarakat.
“Maka, ini sebagai pengingat semuanya yang bekerja di pemerintahan, bahwa tujuan kita berada di pemerintahan telah melaksanakan empat hal utama itu,” jelasnya.
Menurut dia, pesan ini memberikan kesempatan bagi seluruh jajaran Pemprov, untuk memanfaatkan ruang otonomi daerah lebih besar. Anies berharap, ada pemerintahan yang bisa melindungi, memajukan, menyejahterakan, mencerdaskan, dan bisa terlibat dalam berbagai urusan masyarakat.
“Bukan sekadar simbolik upacara, tapi mudah-mudahan menjadi peringatan bagi kita semua supaya semua tujuan bernegara terlaksana di tiap daerah,” kata dia.
Tema tersebut merupakan bentuk eksistensi dan ekspektasi masyarakat terhadap pemerintah, dalam meningkatkan kualitas sumberdaya manusia. Tujuannya untuk memberdayakan otonomi daerah, dalam mewujudkan kemandirian, kemajuan dan kesejahteraan daerah.
Anies juga memberi apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya Pemilu Serentak pada 17 April 2019, dengan aman dan tertib.
“Juga pascapemungutan suara pemilu serentak ini, diharapkan senantiasa mendukung kondusivitas di masyarakat, demikian halnya dengan publik, agar terselenggara dengan aman, dan terkendali,” katanya.
Pemprov DKI menggelar upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) XXIII Tahun 2019, bertema “Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang Lebih Baik Melalui Penyelenggaraan Otonomi Daerah yang Kreatif dan Inovatif”.
Anies bertindak sebagai Inspektur Upacara yang diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.
Sebagaimana diketahui, perjalanan otonomi daerah pascareformasi hingga sekarang dapat dikatakan banyak kemajuan. Otda telah memberikan solusi untuk mendorong kemajuan pembangunan daerah. Masyarakat didorong dan diberi kesempatan yang luas mengembangkan kreativitas dan inovasinya.
Karena itu, peringatan Otda tahun ini merupakan refleksi dari eksistensi dan ekspektasi masyarakat kepada pemerintah dalam meningkatkan kualitas SDM, untuk memberdayakan otonomi daerah dalam mewujudkan kemandirian, kemajuan dan kesejahteraan daerah provinsi dan kabupaten/kota.
Ada pun tiga hal yang harus dilaksanakan yang sejalan dengan amanat Mendagri, dengan mengawal otonomi daerah agar selalu diisi dengan kegiatan-kegiatan dalam peningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah.
Harus berorientasi pada pelayanan masyarakat, guna mewujudkan kesejahteraan rakyat, dan peningkatan sumberdaya manusia melalui kegiatan yang kreatif dan inovatif.
Selanjutnya, mendorong munculnya kemandirian yang digerakkan oleh kreativitas dan inovasi daerah dalam mengoptimalkan berbagai potensi sumberdaya alam, yang secara signifikan akan mendukung dan memperkokoh pembangunan nasional dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Lalu, meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintah melalui keserasian hubungan pemerintah pusat dengan daerah, keserasian hubungan pemerintah daerah dengan DPRD dan masyarakat, sehingga tercipta tata kelola hubungan pemerintahan yang sinergis