Titiek Soeharto: Sejahterakan Warga, Kerja Sama Yayasan-Pemerintah Sangat Penting

Editor: Koko Triarko

YOGYAKARTA – Putri Presiden Soeharto, Siti Hediati Hariyadi, mengaku bangga atas keberhasilan Yayasan Damandiri dalam kontribusinya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia. 

Ia menilai, keberhasilan yang dicapai Yayasan Damandiri bersama jajaran pemerintah desa setempat ini harus menjadi contoh bagi desa-desa lainnya, untuk membangun daerahnya masing-masing agar lebih mandiri dan sejahtera.

“Yayasan Damandiri yang merupakan salah satu yayasan yang didirikan Pak Harto, telah secara konsisten ikut serta dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Khususnya mereka yang belum beruntung. Semoga keberhasilan ini bisa dikembangkan dan dijadikan contoh bagi daerah lain,” katanya, dalam acara Penyerahan Program Desa Mandiri Lestari Kabupaten Bantul, sekaligus Peletakan Batu Pertama Pasar Modern Trirenggo, di Desa Trirenggo, Bantul, Sabtu (30/3/2019).

Hadir bersama sejumlah ketua pengurus yayasan, seperti Yayasan Damandiri, Supersemar, Dakab, Yayasan Trikora, Yayasan Amal Bhakti Pancasila, Yayasan Dharmais dan lainnya, Putri Cendana yang karib disapa Titiek Soeharto ini, menegaskan, bahwa setiap desa pasti memiliki potensi yang bisa dikembangkan, sebagai sumber utama dalam meningkatkan kesejahteraan warganya. Karena itu, ia menilai perlunya upaya pembinaan secara menyeluruh dan berkesinambungan.

Siti Hediati Haryadi (Titiek Soeharto) didampingi Ketua Yayasan Damandiri, Subiakto Tjakrawerdaya, secara simbolis menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat di Desa Trirenggo, Bantul, Yogyakarta, Sabtu (30/3/2019) -Foto: Jatmika H Kusmargana

“Saya berpesan kepada para pengurus yayasan maupun pemerintah, agar senantiasa menjalin kerja sama yang baik dalam membangun Desa Mandiri Lestari. Ini diperlukan untuk membangun dan meningkatkan kemampuan setiap desa, agar lebih sejahtera dan mandiri,” katanya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Damandiri, Subiyakto Tjakrawerdaya, menegaskan komitmennya untuk terus berupaya membangun kondisi masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera. Hal itu sejalan dengan cita-cita Presiden Soeharto yang ingin melihat bangsa Indonesia menjadi bangsa yang makmur dan sejahtera.

“Prinsip utama kita adalah pemberdayaan. Program-program kita bukan bagi-bagi duit. Tapi, pemberdayaan bagi keluarga. Bagaimana agar mereka bisa kerja dan mendapat penghasilan. Sehingga dari situ kesejahteraan mereka bisa meningkat. Jadi, bukan kasih ikan, tapi kasih kail. Supaya bisa cari ikan,” katanya.

Dalam acara Penyerahan Program Desa Mandiri Lestari Kabupaten Bantul, Titiek Soeharto didaulat untuk menyerahkan secara simbolis bantuan kepada warga masyarakat, mulai dari bantuan lantainisasi, bantuan untuk PAUD hingga bantuan penguatan modal usaha.

Selain dihadiri sejumlah pejabat pemerintah setempat, acara ini juga dihadiri jajaran pengurus Desa Mandiri Lestari dari 4 desa di DIY, yakni Desa Trirenggo dan Argomulyo-Bantul, Desa Tamanmartani-Sleman dan Desa Krambil Sawit-Gunungkidul.

Lihat juga...