Titiek Soeharto: Prabowo-Sandi Hadir untuk Perubahan

Editor: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Putri Cendana, Siti Hediati Hariyadi atau akrab pula disapa Titiek Soeharto menghadiri Condet Bersalawat untuk Dukung Prabowo-Sandi di Batu Ampar, Condet, Jakarta Timur, Minggu (24/3/2019).

“Alhamdulillah saya senang sekali bertemu dengan masyarakat Condet. Emak-emak dan bapak-bapak yang hadir di sini pasti ingin perubahan,” kata Titiek Soeharto, saat menyapa masyarakat Condet disambut histeris.

Titiek Soeharto mengatakan, dirinya selalu berkeliling ke daerah-daerah dan bertemu dengan masyarakat. Mereka mengeluhkan sulitnya ekonomi, harga barang pokok melambung tinggi, begitu juga harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Selain itu, sulitnya lapangan pekerjaan sangat dirasakan. Terbukti banyak anak yang lulus sekolah kesulitan mencari pekerjaan.

Maka, kata Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya ini, harus ada pemimpin yang bisa mengubah keadaan. “Saya rasa, kita semua sudah menentukan pilihan, yaitu Pak Prabowo-Sandi untuk menjadi presiden dan memimpin kita di negara ini,” tegasnya.

Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto di antara warga Condet, Jakarta Timur. Foto: Sri Sugiarti.

Selain memenangkan presiden, Titiek Soeharto juga mengimbau agar memenangkan calon legislatif (caleg) dari partai koalisi. “Emak-emak dan bapak-bapak boleh pilih yang mana saja yang baik dari partai koalisi kita. Yang penting koalisi kita,” ujarnya.

Karena menurutnya, jika koalisi ini kuat di parlemen, maka jalannya pemerintahan Prabowo-Sandi akan berjalan lancar. “Kita bisa melakukan perubahan agar masyarakat sejahtera,” ujar Titiek Soeharto.

Pada kesempatan ini, Titiek Soeharto juga mengatakan, masyarakat Indonesia pernah mengalami kehidupan sejahtera pada pemerintahan Presiden Kedua RI, HM Soeharto.

“Kita pernah hidup enak zaman Pak Harto, betul tidak?” tanya Titiek Soeharto disambut histeris masyarakat Condet.

“Betul Bu, hidup adil, makmur dan sejahtera di zaman Pak Harto,” jawab salah seorang warga.

Menurut Titiek Soeharto, banyak program Pak Harto yang baik dalam membangun bangsa Indonesia. “Program Pak Harto yang baik bisa diteruskan,” ujarnya.

Terkait korupsi, Titiek Soeharto mengatakan, tidak boleh ke depan ada perilaku korupsi dalam pemerintahan Prabowo-Sandi. “Prabowo-Sandi sudah tegas tidak akan ada kolusi,” tukasnya.

Titiek Soeharto menegaskan, bahwa kita memilih Prabowo-Sandi bukan semata untuk kehidupan pemimpin tersebut, tapi bagi rakyat Indonesia agar hidupnya lebih sejahtera.

Titiek Soeharto bersyukur, dirinya dan para tokoh lain telah diberi rejeki yang cukup oleh Allah SWT. “Doakan sisa hidup kami untuk kemaslahatan umat. Insya Allah. Saya sudah 60 tahun, kalau dikasih umur panjang, apalagi yang dicari. Kecuali membahagiakan bangsa Indonesia dan meneruskan cita-cita Pak Harto untuk menyejahterakan rakyat,” ucapnya.

Pada kesempatan ini, Titiek Soeharto memohon keikhlasan masyarakat yang hadir untuk mendoakan almarhum Pak Harto dan almarhumah Ibu Tien Soeharto agar diterima amal ibadahnya dan ditempatkan di surga Allah SWT.

“Mohon saya minta keikhlasan doa untuk Pak Harto dan Ibu Tien. Semoga beliau diterima amal ibadahnya, ditempatkan di surga. Kita di sini diberi kekuatan untuk meneruskan perjuangan beliau,” tutupnya.

Lihat juga...