Pesona Nanas Merah sebagai Tanaman Hias
Editor: Mahadeva
JAKARTA – Nanas, dikenal sebagai buah tropis yang biasa dikonsumsi masyarakat. Namun, ada satu varian nanas yang bisa dijadikan tanaman hias, karena warnanya yang menarik.
Varian nanas yang bisa dijadikan tanaman hias adalah jenis nanas merah, atau yang bernama latin Ananas bracteatus. “Nanas ini berwarna merah, daunnya juga ada campuran merahnya. Sehingga sangat bagus untuk dijadikan hiasan,” kata Supervisor Pengembangan Hasil Penelitian dan Landscape Gardener Taman Buah Mekarsari, Junaedi, Kamis (28/3/2019).
Nanas merah berukuran lebih kecil, bila dibandingkan dengan nanas biasa. Dengan duri kecil dan lembut di lembaran daun. Daunnya termasuk jenis tunggal, dengan bentuk menyerupai pedang dan berujung lancip. “Jadi agak berbeda dengan nanas biasa yang durinya lebih keras dan tajam. Bias merah terlihat di salah satu sisi daun dan terkadang di dua sisi saat masih kecil. Warna merahnya akan semakin menipis saat daun menjadi besar,” urai lelaki yang akrab disapa Jun tersebut.
Pada saat nanas sudah dewasa, akan tumbuh beberapa tunas baru yang berwarna merah pucat. Tunas biasa tumbuh dari bagian bawah buah. “Buah nanas merah ini bisa juga dimakan. Biasanya dalam waktu 4 sampai 5 bulan, nanas ini sudah bisa dipanen. Daging buahnya putih kekuningan. Rasanya manis dan asam. Nanas ini juga memiliki wangi yang harum,” tambah Jun.
Menurut literatur, nanas merah berasal dari Amerika Selatan, dan disebarluaskan saat pelayaran Columbus. Saat ini sudah menyebar luas di seluruh daerah tropis dan subtropis. “Nanas merah bagus tumbuh pada temperatur 23 hingga 32 derajat Celcius. Pada elevasi yang tinggi, buah akan cenderung lebih asam. Tahan pada kekeringan dengan curah hujan optimal 1.000 hingga 1.500 mm per tahun. Dan akan tumbuh lebih bagus di daerah tanah lempung berpasir dengan pH 4,5 hingga 6,5,” papar Jun.
Untuk mengembangbiakan nanas merah, dapat menggunakan mahkota atau sek. Tingkat keberhasilannya cukup tinggi, jika habitatnya sesuai. “Propagasi vegetatif dengan tunas daun, mampu menghasilkan jumlah bibit lebih dari 40 dari setiap tunas. Terutama dari mahkota daunnya,” ucap Jun.
Selain sebagai tanaman penghasilan, beberapa literatur menyebut, nanas bisa diolah menjadi serat pakaian, bahan pewarna dan obat herbal. “Kalau di Taman Buah Mekarsari, kita menggunakan nanas sebagai material langkah. Selain karena indah, nanas juga kuat pada panas matahari secara langsung,” pungkas Jun.