Pesisir Selatan Percepat Pembangunan Infrastruktur Komunikasi

Editor: Mahadeva

PESISIR SELATAN – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pesisir Selatan, percepat pembangunan fasilitas penunjang jaringan komunikasi di daerahnya.

Dilakukan upaya penempatan fasilitas mini tower wireless dan integrasi jaringan berbasis elektronik, di Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan dan Kecamatan Silaut.

Kepala Bidang Penyelenggaraan e-Govermen Diskominfo Pesisir Selatan Syafrudin/Foto: Ist

Kepala Bidang Penyelenggaraan e-Govermen Diskominfo Pesisir Selatan, Syafrudin, mengatakan, ada beberapa orang yang tergabung dalam sebuah tim untuk melakukan pembangunan fasilitas jaringan telekominikasi tersebut.

Tim sedang melakukan pemetaan wilayah di Nagari Talang Balirik, Nagari Limau Purut dan Nagari Gambir Sako Kecataman Ranah Ampek Hulu Tapan. Hasil pemetaan yang dilakukan, diputuskan Mini Tower Wireless ditempatkan di Pos Retribusi Panada.

“Mini Tower wireless (MTW) kita tempatkan di Pos Retribusi Panada Milik Dinas Perhubungan, MTW ini-lah yang nantinya berfungsi untuk memancarkan sinyal jaringan komunikasi data elektronik, yang akan diterima dari Nagari Talang Balirik dan dipancarkan ke Nagari Sungai Gambir Sako,” ujar Syafrudin, Rabu (27/3/2019).

Tim juga bergerak menuju Kecamatan Silaut, tepatnya di KTM Silaut dan Nagari Lubuk Bunta Silaut. Di Nagari Lubuk Bunta tim melakukan Pointing, Routing dan Setting, jaringan peralatan Radio Wireless. Alat tersebut memanfaatkan teknologi Rocket M5, yang terpasang pada Mini Tower Wireless TIK di Kantor Wali Nagari Lubuk Bunta Silaut.

“Beberapa settingan telah kita lakukan, untuk saat ini Jaringan Smart City Pesisir Selatan sudah terintegrasi dengan baik pada empat Nagari, Nagari Silaut, Nagari Lubuk Bunta Silaut, Nagari Sungai Sirah, dan Nagari Talang Binjai,” jelasnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pesisir Selatan, Junaidi, mengatakan, pekerjaan pemetaan jaringan dan integrasi jaringan komunikasi data tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Kegiatan Pembangunan Infrastruktur TIK tahun anggaran 2019.

“Targetnya empat mini tower wireless TIK harus berdiri di Kabupaten Pesisir Selatan yang berfungsi sebagai akses lalu lintas data elektronik di Pemda Pessel, itu target yang harus kita capai, dengan begitu apapun jenis layanan yang diterapkan pemerintahan nagari akan bisa dinikmati oleh masyarakat,” tandasnya.

Saat ini masyarakat Nagari Sungai Nyalo Mudiak Aia, Kecamatan Koto XI Tarusan, bisa menikmati internet. Hadirnya layanan tersebut, sangat diapresiasi oleh masyarakat setempat.

Wali Nagari Sungai Nyalo Mudiak Aia, Marjam, menyebut, saat ini jaringan internet di nagari blank spot itu sudah setara dengan nagari lainnya. Masyarakat, sudah bisa mengakses informasi secara cepat. “Hadirnya internet kuat sudah bisa mengiringi kegiatan ekonomi dan aktivitas masyarakat,” tandasnya.

Fasilitas internet tersebut, juga menunjang aktivitas pendidikan dan pemerintahan di nagari. “Koneksi internet sementara ini ditujukan untuk berkomunikasi dengan keluarga, sahabat, dan kerabat sekaligus sebagai sarana bertukar kabar satu dengan yang lain,” imbuhnya.

Selama ini, wilayah tersebut tidak terjamah jaringan telekomunikasi. Masyarakat kesulitan untuk berkomunikasi dengan kerabat di luar daerah. Kenagarian Sungai Nyalo Mudiak Aia, adalah nagari di Kawasan Mandeh yang menjadi salah satu tujuan wisata.

Lihat juga...